Menhub Pantau Langsung Terminal Kota Pekalongan

Minggu, 06 Agustus 2017 - 11:20 WIB
Menhub Pantau Langsung...
Menhub Pantau Langsung Terminal Kota Pekalongan
A A A
PEKALONGAN - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau terminal tipe A Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). Menhub ditemani Direktur Prasarana Perhubungan Darat Jujun Endah Wahjuningrum, serta Direktur Angkutan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Kemhub Cucu Mulyana, kemarin.

Rombongan dari Kementerian Perhubungan tiba di Stasiun Kota Pekalongan langsung disambut Wakil Wali Kota Pekalongan beserta jajaran Pemerintah Kota Pekalongan. Selanjutnya rombongan langsung bergerak menuju ke terminal bus tipe A Pekalongan.

Budi Karya mengaku kunjungannya kali ini karena mendapat tugas penting dari Presiden Jokowi untuk melakukan pengamatan sekaligus membenahi pengelolaan terminal dan pergerakan armada bus khususnya yang ada di Jawa. Hal itu dilakukan untuk membuat jalur konektivitas bisa berjalan dengan baik.

Budi banyak menyoroti keberadaan bus yang dari tahun ke tahun popularitasnya semakin menurun, sehingga perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Dan diharapkan ke depan bisa sama baiknya dengan kereta api.

"Secara umum saya sedang ingin melakukan suatu pemetaan permasalahan, hal-hal yang ada di daerah dalam rangka melakukan peningkatan level of service angkutan kota yaitu bus, karena selama ini dirasa kurang maksimal," ujarnya di Pekalonga, kemarin.

Dari sini, lanjut dia, pihaknya bisa menyimpulkan yang harus dilakukan di terminal dan yang harus dilakukan armada bus. Pasalnya, hingga saat ini baru ada empat terminal yang tergolong bagus, yaitu Terminal Pekalongan, Cilacap, Solo dan Terminal Pulogebang, Jakarta, namun belum bisa dimanfaatkan maksimal karena banyaknya terminal bayangan.

"Terminal Kota Pekalongan sudah terawat dengan baik, namun keberadaannya dirasakan belum maksimal, banyak terminal bayangan di luar. Dan itu bisa mengganggu, di terminal utama kita bisa maksimal melakukan pengawasan kemanan kendaraan," tutur Budi.

Dia berharap suatu saat keberadaan bus sebagai moda transportasi darat akan kembali menjadi favorit masyarakat. kemenhub juga ingin membuat suatu bentuk interkoneksi antar kota, contonya di Jawa terlabih dulu.

"Dan nanti kalau sudah enak, tiket bisa online, tidak ada calo, tidak ada terminal bayangan, pasti orang akan lari ke bus, karena menurut saya bus itu angkutan yang nyaman, bisa berhenti di depan rumah, maka penting adanya peningkatan bus," ungkap Budi.

"Saya yakin Kota Pekalongan bisa menampilkan kinerja yang baik dalam rangka membuat suatu pelayanan transportasi darat yang bagus," imbuhnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz menuturkan bahwa dalam kunjungan Menteri Perhubungan kali ini dapat membawa angin segar dan pembaharuan bagi Kota Pekalongan.

"Saya harap kunjungan Pak Menteri bisa membawa angin segar dan harapan yang selama ini dibutuhkan tentang lalu lintas yang sering jadi kendala. Pemerintah pusat sudah programkan beberapa hal di Kota Pekalongan," kata Saelany.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Kemenhub Hentikan Sementara...
Kemenhub Hentikan Sementara Layanan Transportasi di Bali Saat Hari Raya Nyepi
Direktorat Jenderal...
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Tegaskan Keselamatan Bersepeda
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Bertemu Dubes UEA, Menhub...
Bertemu Dubes UEA, Menhub Bahas Kelanjutan Kerja Sama Transportasi
Kampanye Angkutan Umum,...
Kampanye Angkutan Umum, Pemerintah Gandeng Operator dan Ahli Transportasi
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
2 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved