Listrik Satu Tarif Berikan Keadilan

Senin, 07 Agustus 2017 - 21:52 WIB
Listrik Satu Tarif Berikan...
Listrik Satu Tarif Berikan Keadilan
A A A
JAKARTA - Tarif listrik diharapkan bisa lebih murah apabila dilakukan kajian mendalam terhadap Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik. Di sisi lain, tarif listrik yang sama untuk seluruh Indonesia dapat memberikan iklim keadilan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Serikat Pekerja (SP) PLN Jumadis Abda dalam seminar nasional "Upaya Penurunan BPP Listrik Untuk Harga Listrik Yang Murah" di Jakarta, Senin (7/8/ 2017).

"Kita duduk bersama dengan akademisi dan pemangku kepentingan terkait untuk solusi menekan Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik. Tujuan yang ingin kita raih, tarif listrik di Indonesia bisa semakin murah," ujarnya.

Jumadis mengatakan, setidaknya ada tiga indikator yang selama ini mempengaruhi besaran BPP listrik di Indonesia. Pertama, terkait dengan bauran energi yang digunakan serta harga energi primer terutama gas alam di dalam negeri yang terbilang lebih mahal. Kedua, pola pengoperasian pembangkit yang tidak efisien dengan keberadaan listrik swasta. Ketiga adalah biaya pemeliharaan instalasi, terutama di pembangkit.

Terkait soal penentuan tarif regional, Jumadis mengatakan bahwa hal itu dapat saja dilakukan. Namun, berpotensi menimbulkan situasi tidak adil antara satu daerah dengan daerah lain.

"Memang harus kita hati-hati. Kerena untuk daerah-daerah yang biaya pokok produksinya rendah itu di daerah Jawa Bali. Kalau di situ tarifnya rendah nggak adil dong sama wilayah Indonesia Timur yang biaya pokok produksinya tinggi. Akhirnya tarif listrik di sana mahal," jelas Jumadis.

Karena itu, dia merasa penerapan tarif listrik yang sama untuk seluruh Indonesia sudah dapat memberikan iklim keadilan bagi seluruh masyarakat. "Idealnya berlaku seluruh Indonesia itu rata (tarif listrik yang sama/single price) tidak ada perbedaan," ujarnya.

Ketua Kajian Energi Universitas Indonesia, Iwa Garniwa mengusulkan agar pemerintah menerapkan harga listrik yang berbeda untuk setiap daerah. "Hal ini perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keenomian masyarakat yang berbeda di setiap wilayah," ujar Iwa.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved