IHSG Ditutup Ambruk Kehilangan 59,81 Poin, Bursa Asia Memerah

Jum'at, 11 Agustus 2017 - 16:55 WIB
IHSG Ditutup Ambruk...
IHSG Ditutup Ambruk Kehilangan 59,81 Poin, Bursa Asia Memerah
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir semakin terpuruk ke zona merah untuk mengiringi kejatuhan mayoritas bursa utama Asia. Bursa saham dalam negeri pada akhir pekan ini ditutup anjlok ke level 5.766,14 setelah kehilangan 59,81 pon atau yang setara dengan minus 1,03%.

IHSG pada perdagangan sesi I siang tadi tercatat anjlok 62,98 poin atau 1,08% ke level 5.762,97 untuk melanjutkan tren negatif sejak pembukaan pagi tadi yang melemah 0,24% atau 13,70 poin menjadi 5.812,25. Sedangkan kemarin, pasar saham dalam negeri naik tipis 1,94 poin yang setara 0,03% ke posisi 5.825,95.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore hampir semuanya berada di zona merah dipimpin kejatuhan terdalam sektor aneka industri sebesar 2,09% diikuti industri manufaktur yang ambruk 1,34%. Di sisi lain sektor dengan kenaikan tertinggi terjadi pada pertanian 0,36%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,18 triliun dengan 8,14 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,67 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp11,31 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp9,64 triliun. Tercatat sebesar 100 saham menguat, 263 melemah dan 106 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) naik Rp500 menjadi Rp4.800, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) bertambah Rp250 menjadi Rp11.000 dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) melonjak Rp90 ke posisi Rp1.260.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp150 menjadi Rp7.775, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) melemah Rp150 menjadi Rp2.690 serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) turun Rp140 menjadi Rp3.640.

Seperti dilansir CNBC, Jumat (11/8/2017) kebanyakan saham Asia ditutup lebih rendah ketika ketegangan geopolitik memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara. Indeks Kospi yang menjadi patokan bursa saham Korea Selatan jatuh 1,69% atau 39,76 poin untuk berakhir pada posisi 2.319,71,

Pelemahan bursa saham Korsel dipengaruhi sektor teknologi yang mencetak kerugian, saat saham beberapa perusahaan besar seperti Samsung Electronics dan SK Hynix ditutup turun 2,79% dan 4,66% untuk masing-masing. Sedangkan operator jaringan toko Myeongdong jatuh mencapai 9,53%.

Di Australia, indeks ASX 200 tergelincir 1,18% atau 67,833 poin, hingga ditutup menyentuh 5.693,10. Indeks bergerak lebih rendah dipengaruhi semua sektor yang mengalami pelemahan, meskipun saham energi dan tambah membaik. Sektor yang menyusut salah satunya keuangan berkurang 1,30%.

Indeks Hang Seng di Hong Kong juga jatuh sebesar 2.04% dalam sesi perdagangan sore. Sedangkan di daratan China, komposit Shanghai berkurang 1,59% atau setara dengan 51,94 poin, untuk ditutup pada posisi 3.209,80. Komposit Shenzhen ambruk 1,602% atau 29,99 poin, untuk menyelesaikan sesi pada level 1.842,59.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
2 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
4 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
4 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
7 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
8 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved