Menko Darmin Akui Terjadi Pergeseran Pola Konsumsi

Senin, 14 Agustus 2017 - 11:49 WIB
Menko Darmin Akui Terjadi...
Menko Darmin Akui Terjadi Pergeseran Pola Konsumsi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution tak menampik adanya pola perubahan konsumsi masyarakat di era sekarang. Pola konsumsi saat ini diyakini lebih dinamis dengan pembelian barang secara online.

Sehingga dinilai, wajar apabila terjadi penurunan konsumsi untuk belanja yang bersifat konvensional hingga menyebabkan beberapa toko tutup. Seperti diketahui belakangan ekonomi Indonesia diyakini belum menunjukkan ke arah positif terimbas melemahnya daya beli masyarakat hingga menekan kinerja dunia usaha.

Dunia ritel mengalami penurunan penjualan dari 4,1–4,2% pada April 2017 menjadi 3,5–3,6% pada Mei 2017. Menanggapi hal tersebut Menko Darmin mengakui bahwa ada perubahan pola konsumsi tidak hanya dari konvensional menjadi digital, tetapi juga berhubungan dengan gaya hidup.

"Kalau kita merasa ada diferensiasi atau ada ketidaksinambungan antara makro dan mikro, itu kemudian berkumpul berbagai hal, itu bukan hanya karena teknologi atau produk yang diturunkan dari teknologi, tapi masyarakat kita sendiri yang tengah memasuki tahapan dan pola konsumsi juga sudah mulai berubah," kata dia di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (14/7/2017).

Berbeda dengan dulu ketika masyarakat sangat bangga dengan menggunakan baju baru, sehingga setiap menjelang Lebaran tiba, mereka membeli di toko-toko konvensional untuk dipakai ketika lebaran.

"Itu di mana kecil dan remaja, baju baru itu cukup penting dan merasa membanggakan. (Sekarang) itu sama sekali tidak dianggap sesuatu yang penting untuk bisa dikonsumsi. Itu adalah hal lain yang mungkin hubungannya dengan rekreasi dan gaya hidup yang sangat berbeda dengan beberapa tahun yang lalu," kata dia.

Adanya fenomena seperti ini, membuat Darmin yakin bahwa beberapa tahun ke depan, akan semakin banyak produk yang berkembang dari kemajuan teknologi. Terlebih lagi teknologi berkembang pesat dari tahun ke tahun. "Kita bisa dengar cerita kemana arahnya ini. Ekonomi digital itu sudah pasti, tapi seperti apa wujudnya 5-10 tahun mendatang kita belum bisa jawab," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Survei BI Ungkap Optimisme...
Survei BI Ungkap Optimisme Konsumen Terhadap Perekonomian Tetap Kuat di Juli 2023
Kemendag Terima 3.692...
Kemendag Terima 3.692 Aduan Konsumen, 86,1% Sektor E-Commerce
Peringatan Harkonas...
Peringatan Harkonas 2020 Virtual, Mendag Tekankan Perlindungan Konsumen di Ranah Daring
Sebelum Berderma, Ini...
Sebelum Berderma, Ini Tips agar Penerima Barang Tidak Kecewa
Menperin Berpesan Data...
Menperin Berpesan Data Keamanan Konsumen Online Dijaga
Hadapi New Normal, iLOTTE.com...
Hadapi New Normal, iLOTTE.com Hadirkan Program #BersamaiLOTTE
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
26 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
43 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
49 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
54 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
54 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved