Minim Sentimen Positif, Rupiah Diramal Kembali Tertekan

Selasa, 15 Agustus 2017 - 09:03 WIB
Minim Sentimen Positif,...
Minim Sentimen Positif, Rupiah Diramal Kembali Tertekan
A A A
JAKARTA - Mata uang rupiah pada perdagangan hari ini diprediksi cenderung kembali tertekan, ketika belum banyaknya sentimen positif membuat pelaku pasar masih menggenggam mata uang yang dinilai safe currency. Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support Rp13.378/USD dan resisten Rp13.350/USD.

"Adanya pelemahan terbatas diharapkan dapat kembali terjadi untuk mengurangi tekanan pada laju Rupiah. Bahkan jika dimungkinkan, laju Rupiah dapat berbalik menguat. Adanya rilis neraca perdagangan yang diekspektasikan mengalami peningkatan dapat berimbas positif pada laju Rupiah. Namun demikian, masih adanya permintaan akan mata uang safe currency diperkirakan masih terjadi dan dapat kembali menghadang peluang Rupiah untuk berbalik naik," ujar Reza, Selasa (15/8/2017).

Pelemahan yang melanda mata uang Garuda diyakini cenderung terbatas bila dibandingkan dengan pergerakan Rupiah di akhir pekan lalu. Pelemahan terbatas ini dipengaruhi oleh pergerakan USD yang juga melemah dibandingkan mata uang safe currency lainnya.

Berkurangnya ekspektasi akan kenaikan suku bunga The Fed yang dibarengi rilis pertumbuhan ekonomi Jepang yang didorong kenaikan konsumsi dan belanja modal membuat permintaan akan JPY meningkat seiring juga dengan masih adanya kekhawatiran akan ketegangan AS dan Korea Utara.

"Sebelumnya kami sampaikan, masih akan adanya sentimen ketegangan tersebut di pekan depan diperkirakan masih akan membuat laju Rupiah kembali mengalami pelemahan. Pelaku pasar pun cenderung masih menjauhi sejumlah mata uang soft currency sehingga Rupiah terhalangi potensi kenaikannya," paparnya.

Meski pelemahan yang ada membuat posisi Rupiah terlihat semakin rendah, laju Rupiah juga menyimpan peluang untuk pembalikan arah jika didukung oleh sentimen yang ada. Terutama jika pelaku pasar dapat merespons sentimen positif surplus neraca pembayaran Indonesia Q2-17. Untuk itu, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat laju Rupiah kembali melanjutkan pelemahannya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
1 jam yang lalu
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
2 jam yang lalu
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
2 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
2 jam yang lalu
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
2 jam yang lalu
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved