Gubernur BI: Tahun Ini Pertumbuhan Kredit Tidak Bisa Dua Digit

Kamis, 17 Agustus 2017 - 05:05 WIB
Gubernur BI: Tahun Ini...
Gubernur BI: Tahun Ini Pertumbuhan Kredit Tidak Bisa Dua Digit
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan bahwa pertumbuhan kredit untuk tahun ini sulit untuk mencapai dua digit. Karena itu, dia akan membahas lebih lanjut dalam Rapat Dewan Gubernur yang akan dilaksanakan pekan depan.

Nantinya, RDG ini akan menentukan posisi suku bunga bank sentral Indonesia apakah harus naik atau tetap. Pasalnya, Menko Perekonomian Darmin Nasution juga pernah memberikan sinyal meminta penurunan suku bunga.

"Saya melihat tahun 2017 mungkin agak sulit untuk bisa mencapai pertumbuhan kredit 10%-12%. Tapi di 2018, kita perkirakan sudah bisa mencapai dua digit. Tapi kalau untuk 2017, kelihatannya ada di bawah dua digit. Dan ini kita akan bahas dalam RDG," kata dia di Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Agus meyakini bahwa hingga Juni secara year to date baru mencapai 2,6%. Jika diakumulasi secara year on year, kemungkinannya hanya mencapai 8%. Melihat kemungkinan yang ada, angka-angka tersebut akan dikaji lebih lanjut.

Lebih lanjut, mengenai suku bunga kredit, BI belum dapat memastikan apakah bunga kredit akan mengalami penurunan atau tidak. Karena harus melihat bunga deposit secara keseluruhan.

"Kami terus melihat suku bunga kredit ini dan bunga deposit juga turun. Tapi deposit turun lebih cepat dibandingkan bunga kredit. Turunnya bunga kredit itu yang lebih pelan karena bank sedang konsolidasi. Jadi mereka banyak lakukan penyehatan, lebih hati-hati dalam memberikan kredit, dan kami antisipasi mungkin jika OJK tidak memperpanjang relaksasi aturan kredit, tentu akan ada dampak," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
44 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved