Rupiah Bertahan di Zona Hijau, IHSG Siang Ini Balik Ambruk

Senin, 21 Agustus 2017 - 12:40 WIB
Rupiah Bertahan di Zona...
Rupiah Bertahan di Zona Hijau, IHSG Siang Ini Balik Ambruk
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi perdagangan siang hari ini masih bertahan di zona hijau sejak pembukaan tadi pagi. Kondisi rupiah siang ini berbeda dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berbalik arah ke zona merah.

Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.355/USD atau masih lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.361/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.346-Rp13.362/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.356/USD atau lebih baik dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp13.362/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.349-Rp13.360/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini juga tercatat menguat di level Rp13.357/USD. Posisi rupiah lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.361/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.368/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menanjak naik dari posisi sebelumnya Rp13.374/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini berbalik melemah cukup dalam dengan berkurang 31,29 poin setara 0,53% ke level 5.862,55 dan pagi tadi dibuka menguat tipis sebesar 0,02% atau 1,06 poin ke level 5.894,90. Sementara, pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat ke level 5.893,84 dengan tambahan 1,89 poin atau 0,03%.

Sektor saham dalam negeri hampir semuanya berada di zona merah dengan sektor konsumer dan manufaktur melemah terdalam masing-masing 1,95 dan 1,58%. Sementara, sektor yang menguat hanya keuangan yang 0,31%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,26 triliun dengan 3,18 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp75,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp687,66 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp612,06 miliar. Tercatat 131 saham naik, 194 turun dan 110 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), dan PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD). Sementara, beberapa asham yang melemah di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
20 menit yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
33 menit yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
2 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
3 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
4 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
9 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved