BHP Billiton Berencana Jual Aset Bisnis di AS

Selasa, 22 Agustus 2017 - 11:57 WIB
BHP Billiton Berencana...
BHP Billiton Berencana Jual Aset Bisnis di AS
A A A
MELBOURNE - Perusahaan raksasa tambang BHP Billiton akan menjual aset bisnis mereka di Amerika Serikat (AS) setelah mendapatkan tekanan dari para pemegang saham ketika performa buruk perusahaan pertambangan multinasional itu. Pihak BHP Billiton mengutarakan ada sejumlah pihak menyatakan tertarik terhadap aset yang bakal dijual.

Seperti dilansir BBC, pemegang saham Elliott Management pernah mengutarakan bakal melakukan perubahan strategi di BHP Billiton, termasuk penjualan beberapa operasional. Sebelumnya BHP Billiton melaporkan laba bersih tahunan hanya mencapai USD5,89 miliar atau setara dengan 4,56 miliar poundsterling.

Catatan tersebut melanjutkan hasil buruk ketika pada 2015 lalu, laba BHP Billiton merosot 31% menjadi USD5,35 miliar pada setengah tahun hingga 31 Desember 2014. Anjloknya laba dipicu penurunan harga bijih besi, batubara, tembaga dan komoditas lainnya.

Untuk mengompensasi penurunan harga, BHP kala itu harus memangkas belanja eksplorasi dan investasi lain. Belanja eksplorasi pada setengah tahun terakhir 2014 sebesar USD6,4 miliar, turun 23% ketimbang periode sama 2013.

Sementara pada tengah pekan kemarin, BHP mengatakan bahwa bisnis non inti hingga eksplorasi akan termasuk dalam penjualan aset. Chief executive Andrew Mackenzie mengungkapkan, sejumlah pihak tertarik mendapatkan hak untuk operasi minyak dan gas bumi (Migas) onshore di Amerika.

Meski begitu Ia belum mau menjelaskan nama perusahaan serta harga yang ditawarkan untuk aset tersebut. BHP sendiri termasuk dalam perusahaan yang terkena imbas dari kejatuhan harga minyak dunia sejak 2011, dimana kemerosotan harga minyak memaksa menelan kerugian hingga USD7,2 miliar tahun lalu.

Chairman BHP Jac Nasser yang pensiun tahun ini mengakui bahwa investasi sebesar USD20 miliar dalam enam tahun adalah sebuah kesalahan. Analis telah menyarankan agar menjual sekitar setengah dari aset ke pasar saat ini.

Rencana menjual aset di AS muncul setelah perusahaan tambang global itu membukukukan laba bersih tahunan USD5,89 miliar mengikuti penurunan rekor dari tahun sebelumnya USD6,39 miliar. Hasil tersebut sedikit di bawah ekspektasi analis.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng Babel, Kemenkumham...
Gandeng Babel, Kemenkumham DKI Tingkatkan Layanan BHP
Lantik Pejabat BHP Makassar,...
Lantik Pejabat BHP Makassar, Kakanwil Kemenkumham Minta Perkuat Sinergi
Apresiasi Menkominfo,...
Apresiasi Menkominfo, Apjatel Harapkan Kelonggaran Jatuh Tempo BHP dan USO
Catat! Sekarang WNI...
Catat! Sekarang WNI Bisa Urus Surat Keterangan Hak Waris ke BHP
Billiton Spice Gandeng...
Billiton Spice Gandeng Manna dan Duo Destination Ekspor Lada ke Jiran
Pelecehan Seksual Jadi...
Pelecehan Seksual Jadi Catatan Kelam Pertambangan Australia, BHP Pecat 48 Pekerja
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
18 menit yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
2 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
2 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
4 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved