Empat Alasan BI Turunkan Suku Bunga

Selasa, 22 Agustus 2017 - 23:38 WIB
Empat Alasan BI Turunkan...
Empat Alasan BI Turunkan Suku Bunga
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjio mengungkapkan, ada empat alasan utama Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate. Seperti diketahui, setelah bertahan selama berbulan-bulan, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga Bank Indonesia ke angka 4,5% dari yang sebelumnya 4,75%.

Perry menyebutkan, alasan pertama yakni karena inflasi Indonesia yang lebih rendah dan akan rendah dibanding perkiraan Bank Indonesia sebelumnya. "Inflasi kami perkirakan 4% di 2017, itu pun sudah menghitung kenaikan tarif dasar listrik. Kalau itu dikeluarkan, maka inflasi inti tahun ini 3%," katanya di Gedung BI, Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Tahun 2018, Perry menambahkan inflasi juga akan dijaga di 3,5%. Penurunan inflasi yang lebih rendah dibanding yang terdahulu, memberi ruang penurunan suku bunga BI. "Ini konsisten dengan kerangka kebijakan moneter kita yang menjaga infalsi kedepan sesuai sarana," katanya.

Kedua, Current Account Defisit (CAD) yang terkendali. Maka dalam keseimbangan eksternal dan internal akan terjaga. Untuk tahun ini, CAD BI perkirakan di angka 1,5-2% dan 2-2,5% di 2018. Ini lebih rendah dari batas aman CAD di Indonesia yang sebesar 3%

"Ketiga, dari sisi eksternalnya. Kenaikan suku bunga Fed rate lebih kecil dan tertunda. Dulu kami perkirakan masih akan ada dua kali lagi dalam satu tahun. Sekarang hanya sekali di Desember yakni 25 bps, itu dengan probablitas yang lebih rendah," katanya.

Maka tekanan kenaikan Fed rate diperkirakan mereda dibandingkan dulu. Yang keempat, penurunan suku bunga ini diharapakan bisa mendorong penyaluran kredit dan mendukung pertumbuhan ekonomi lebih lanjut. "Kami akan koordinasikan dengan pemerintah untuk stimulus dan Otoritas Jasa Keuangan untuk mendorong penyaluran kredit," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Buka Ruang Penurunan...
BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
BI Rate Juni 2025 Ditahan...
BI Rate Juni 2025 Ditahan Tetap di Level 5,50 Persen, Begini Penjelasannya
Tok, BI Tahan Suku Bunga...
Tok, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
15 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
32 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved