Sikap Menhub Budi Karya Diapresiasi Banyak Pihak

Jum'at, 25 Agustus 2017 - 19:22 WIB
Sikap Menhub Budi Karya...
Sikap Menhub Budi Karya Diapresiasi Banyak Pihak
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak atas komitmennya memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di tubuh kementerian. Menhub mendukung langkah KPK yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Hubla).

Aktivis Front Eksponen 98, Dondi Rivaldi mengatakan, langkah Budi Karya menjadikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai lembaga yang bersih sudah dilakukan.

"Sebagai pucuk pimpinan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertanggung jawab langsung terhadap kementerian yang dipimpinnya dan mampu melakukan pengawasan terhadap anak buahnya untuk tidak menerima suap," ujarnya, dalam keterangan pers, Jumat (25/8/2017).

Dondi mengatakan, kebesaran jiwa seorang pemimpin telah dibuktikannya dengan permohonan maaf yang disampaikan kepada masyarakat Indonesia.

"Kami berharap agar KPK terus melakukan penindakan kepada para koruptor yang terus menggerogoti uang rakyat dan KPK harus berani terbuka untuk menyelidik semua pejabat yang terindikasi kasus korupsi," imbuhnya.

Sementara Agung, Aktivis 98 lainnya juga mengapresi tindakan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Hal tersebut karena Kementerian Perhubungan membuka pintu untuk pemberantasan korupsi. "Kami sangat mengapresiasi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam pemberantasan korupsi," tandasnya.

Seperti diketahui, dalam OTT yang melibatkan Dirjen Hubla, KPK telah menetapkan dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi terkait perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Hubla) Tahun Anggaran 2016-2017 senilai Rp20,74 miliar.

Sebelum kasus OTT KPK terhadap Dirjen Hubla, Tim Siber Pungli juga telah melakukan OTT di beberapa pelabuhan seperti di Pelabuhan Belawan, Sumut yang melibatkan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dengan jumlah Rp330 juta. Begitu juga yang terjadi di Pelabuhan Palaran, Samarinda dengan jumlah sebesar Rp6,1 miliar.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved