Volatilitas Nilai Tukar Rupiah Paling Stabil di ASEAN

Minggu, 27 Agustus 2017 - 16:29 WIB
Volatilitas Nilai Tukar...
Volatilitas Nilai Tukar Rupiah Paling Stabil di ASEAN
A A A
YOGYAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan tahun ini secara year on year (YoY) nilai tukar rupiah cenderung lebih stabil. Bahkan, volatilitas nilai tukar di Tanah Air paling rendah se-ASEAN.

Asisten Gubernur Departemen Ekonomi dan Moneter BI Doddy Budi Waluyo mengungkapkan, naik turunnya nilai tukar mata uang Garuda secara YoY hanya sekitar 1,3%. Hal ini dianggap yang paling rendah di regional.

"Rupiah kita YoY hanya 1,3%. Volatilitas kita terendah se-ASEAN di regional," ujarnya dalam acara Pelatihan Wartawan BI di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Minggu (27/8/2017).

Menurut Doddy, stabilnya nilai tukar rupiah pada tahun ini salah satunya disebabkan oleh neraca pembayaran Indonesia (NPI) yang tumbuh cukup baik. Meskipun transaksi berjalan dari ekspor dan impor (eksim) pada kuartal 1/2017 defisit, namun aliran modal yang masuk (capital inflow) cenderung meningkat, sehingga rupiah terjaga.

"Memang transaksi berjalan, ekspor dan impor mengalami defisit dari kuartal 1. Penyebabnya bukan di barang, tapi di jasa baik transportasi atau primary income. Penyebabnya karena kita bayar bunga utang, dividen dan sebagainya. Aliran modal yang masuk masih positif, sehingga NPI masuh positif meskipun rendah. Sepanjang ini surplus, kecenderungannya nilai tukar terjaga," imbuhnya.

Doddy menyebutkan, transaksi modal (capital inflow) secara tahun berjalan (year to date/YtD) mencapai USD9 miliar (Rp117,9 triliun). Pencapaian ini termasuk investasi langsung (direct investment) dan investasi portfolio.

Di sisi lain, dia memprediksi bahwa neraca transaksi berjalan akan tumbuh sekitar 2% pada kuartal III dan IV tahun ini. "Jadi kita masih cukup atraktif. Itu yang jadi faktor nilai tukar stabil. Bahkan, cadangan devisa di Juli mencapai USD128 miliar," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
10 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved