IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.795 Saat Rupiah Terpeleset
Selasa, 05 September 2017 - 12:30 WIB
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.795 Saat Rupiah Terpeleset
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi perdagangan siang, Selasa (5/9/2017) kembali terpuruk, setelah sempat membaik pada pembukaan pagi tadi. Kejatuhan bursa saham Tanah Air mengiringi rupiah yang juga sedikit terpeleset, meski tidak terlalu besar.
Bursa saham Tanah Air pada perdagangan siang ini berkutat di zona merah usai kehilangan 18,69 poin yang setara 0,32% ke level 5.795,05 setelah pagi tadi dibuka menguat 17,35 poin atau 0,30% ke level 5.831,09. Kemarin, IHSG ditutup anjlok usai kehilangan 50,32 poin atau setara dengan 0,86% ke level 5.813,74.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, tanpa terkecuali berada di jalur negatif dengan sektor industri dasar melemah terdalam sebesar 1,02% diikuti kejatuhan sektor properti mencapai 1,01%. Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,80 triliun dengan 6,74 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini.
Transaksi bersih asing minus Rp7,23 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp714,8 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp707,6 miliar. Tercatat 109 saham naik, 213 turun dan 95 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk. (CMPP), PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) serta PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).
Di sisi lain pada pasar mata uang, menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.339/USD atau mendatar dari posisi penutupan sebelumnya di level yang sama. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.333-Rp13.342/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.340/USD atau menyusut dari penutupan awal pekan kemarin di posisi Rp13.339/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.333-Rp13.342/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih menyusut ke level Rp13.339/USD. Rupiah terlihat masih tidak berdaya dibandingkan penutupan kemarin di level Rp13.335/USD .
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.336/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya Rp13.345/USD.
Bursa saham Tanah Air pada perdagangan siang ini berkutat di zona merah usai kehilangan 18,69 poin yang setara 0,32% ke level 5.795,05 setelah pagi tadi dibuka menguat 17,35 poin atau 0,30% ke level 5.831,09. Kemarin, IHSG ditutup anjlok usai kehilangan 50,32 poin atau setara dengan 0,86% ke level 5.813,74.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, tanpa terkecuali berada di jalur negatif dengan sektor industri dasar melemah terdalam sebesar 1,02% diikuti kejatuhan sektor properti mencapai 1,01%. Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,80 triliun dengan 6,74 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini.
Transaksi bersih asing minus Rp7,23 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp714,8 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp707,6 miliar. Tercatat 109 saham naik, 213 turun dan 95 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk. (CMPP), PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) serta PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).
Di sisi lain pada pasar mata uang, menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.339/USD atau mendatar dari posisi penutupan sebelumnya di level yang sama. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.333-Rp13.342/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.340/USD atau menyusut dari penutupan awal pekan kemarin di posisi Rp13.339/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.333-Rp13.342/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih menyusut ke level Rp13.339/USD. Rupiah terlihat masih tidak berdaya dibandingkan penutupan kemarin di level Rp13.335/USD .
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.336/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya Rp13.345/USD.
(akr)
Lihat Juga :