Dinilai Salah Persepsi, Dirjen Pajak Akan Undang Tere Liye

Rabu, 06 September 2017 - 14:13 WIB
Dinilai Salah Persepsi,...
Dinilai Salah Persepsi, Dirjen Pajak Akan Undang Tere Liye
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi menjelaskan bahwa postingan penulis novel Tere Liye yang memutuskan untuk menarik seluruh penjualan bukunya dari toko buku dan akan menjual secara online akibat bakal dikenakannya pajak yang besar oleh pemerintah adalah salah persepsi.

(Baca: Pajak Ketinggian, Penulis Novel Tere Liye Putus Kontrak Penerbit )

Seperti diketahui, Tere sempat menerangkan bahwa penghasilan penulis buku disebut royalti, maka dia tidak berdaya karena menurut staf pajak penghasilan itu semua dianggap super netto. Tidak boleh dikurangkan dengan rasio NPPN, juga tidak ada tarif khususnya.

Jadi, pajak penulis buku Rp1 miliar dikalikan layer tadi langsung. Rp50 juta pertama tarifnya 5%, Rp50 juta-Rp250 berikutnya tarif 15%, lantas Rp250 juta sampai Rp500 juta berikutnya tarifnya 25%, dan Rp500 juta sampai Rp1 miliar berikutnya tarifnya 30%. Maka total pajaknya sekitar Rp245 juta.

"Oh enggak benar itu, dia salah persepsi," kata Ken di Gedung DPR Jakarta, Rabu (6/9/2017).
(Baca: Tere Liye Mengeluh, Pengamat Sebut Pajak Penulis Buku Kejam )

Menurutnya, nanti akan ada konferensi pers terkait hal tersebut dan akan mengundang Tere Liye untuk duduk bersama membahas soal pengenaan tersebut.

"Nanti saya mau konferensi pers. Pajak penulis itu enggak ngerti. Pajak penulis itu 15% dari royaltinya yang dipajaki dan itu pasal 23 bisa dikreditkan (cicil bayar). Nanti siang mau ketemu. Saya undang dia (Tere Liye)," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
9 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
9 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
9 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
9 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
9 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
10 jam yang lalu
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved