Kejahatan Keuangan Marak, BHL Siap Bantu Advokasi Perbankan

Jum'at, 08 September 2017 - 14:42 WIB
Kejahatan Keuangan Marak,...
Kejahatan Keuangan Marak, BHL Siap Bantu Advokasi Perbankan
A A A
JAKARTA - Tingginya aksi kejahatan di bidang finansial membuat lembaga keuangan dan perbankan ekstra waspada. Berbagai modus kejahatan dilakukan mulai dari pemalsuan kartu, pencurian data nasabah, penggelapan dana hingga kejahatan siber marak terjadi.

Sebagai lembaga keuangan, perbankan sangat menjaga trust masyarakat. Mereka pun sangat berhati-hati dalam menangani kasus kejahatan keuangan di perusahaannya. Terlebih jika melibatkan orang dalam membutuhkan penanganan khusus.

Terkait itu, BHL Investigasi dan Advokasi siap memberikan bantuan terhadap lembaga keuangan dan perbankan dalam menangani setiap kasus kejahatan finansial secara menyeluruh.

Senior Konsultan BHL, Basuki mengemukakan, perbankan sangat menjaga kerahasiaan nasabah dan kepercayaan masyarakat. Mereka pun sangat berhati-hati dalam menangani masalah. Dalam menyelesaikan kasus keuangan dibutuhkan investigasi yang mendalam sehingga dapat ditangani secara cepat dan tepat.

"Kami di sini menangani kasus perbankan secara menyeluruh. Mulai dari upaya pencegahan melalui training, workshop serta penggunaan metode deteksi sedini mungkin. Selanjutnya upaya melakukan investigasi baik kronologis kejadian pelaku kejahatan maupun modus operandi secara internal, sampai pada pengumpulan dan verifikasi barang-barang bukti yang diperlukan," ujarnya di Jakarta, Jumat (8/9/2017).

Basuki pun sangat mendukung langkah Bank Indonesia (BI) yang menerapkan peraturan larangan penggesekan ganda (double swipe) kartu kredit dan debit. Larangan toko atau merchant menggesek ganda kartu selain di mesin Electronic Data Captured (EDC) sebagai langkah tepat.

"Ini merupakan langkah baik pemerintah dalam melindungi nasabah bank dalam bertransaksi. Di mana sejak dulu aksi pencurian data nasabah sudah marak terjadi. Diperlukan kepedulian bersama," tandasnya.

BHL sendiri didirikan oleh tiga praktisi senior, yaitu Basuki, Heru Kustriyadi Wibawa dan Lukas Budi Santoso. Ketiganya merupakan orang berpengalaman di bidang advokasi, editor hukum, investigasi kejahatan finansial, forensic investigation hingga pemeriksaan polygraph dan perbankan. Secara individu mereka juga pernah menangani berbagai kasus besar, di antaranya BLBI.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbankan dan Derap...
Perbankan dan Derap Perekonomian
Jelang Rilis Laporan...
Jelang Rilis Laporan Keuangan 2023, Masihkah Saham Perbankan Layak Dikoleksi?
Kolaborasi Mendorong...
Kolaborasi Mendorong Literasi Keuangan Digital para Pedagang Pasar
Literasi Perbankan Syariah...
Literasi Perbankan Syariah di Universitas Syiah Kuala Aceh
BNI Beri Kemudahan Akses...
BNI Beri Kemudahan Akses Perbankan kepada UMKM Pengelola Sampah
OJK Beberkan Berbagai...
OJK Beberkan Berbagai Kelemahan Perbankan Syariah
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
1 jam yang lalu
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
2 jam yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
2 jam yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
5 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
7 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved