UE Sebut Kebijakan Trump Mengancam Perekonomian Global

Senin, 11 September 2017 - 11:53 WIB
UE Sebut Kebijakan Trump...
UE Sebut Kebijakan Trump Mengancam Perekonomian Global
A A A
BERLIN - Komite ekonomi dan keuangan Uni Eropa (UE) melayangkan kritik keras terhadap kebijakan ekonomi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan mengkhawatirkan langkah proteksionisme yang dilakukan AS bakal menimbulkan ancaman bagi perekonomian global. Seperti dilaporkan majalah Jerman, kebijakan proteksionisme di era globalisasi rentan membuat investasi menyusut.

"Efeknya dapat lebih merusak, daripada yang kita perkirakan sekarang," ucap Der Spiegel melaporkan, berdasarkan dokumen internal komisi anggota senior kementerian keuangan negara-negara anggota Uni Eropa, seperti dilansir Reuters, Senin (11/9/2017).

Lebih lanjut Ia menambahkan, Eropa juga prihatin dengan rencana anggaran Trump karena utang publik yang sudah berjalan apabilan tidak berkelanjutkan. Maka kebijakan tersebut diyakini berisiko jangka pendek bagi perekonomian global. Diterangkan salah satu ancamannya adalah terjadinya penurunan investasi internasional. "Kemungkinan paling rentan adalah penurunan investasi global," sambung Der Spiegel.

Diterangkan rencana reformasi pajak dengan langkah utama mengurangi beban atas penghasilan, menurutnya bakal memperburuk tantangan AS ekonomi ke depannya daripada meringankan. Trump berulang kali menyatakan rencana besarnya yakni melakukan reformasi pajak pada tahun ini.

Kebijakan tersebut meliputi penyederhanaan kode pajak AS, serta memberikan keringanan pajak untuk kelas menengah Amerika, dimana rencana tersebut telah digaungkan sejak kampanye pemilihan Presiden, 2016 lalu. Sebelumnya, Dana Moneter Ineternasional (IMF) dalam pertemuan tingkat tinggi G-20 di Hamburg secara terbuka mengkritik kebijakan proteksionisme AS.

Dalam deklarasi bersama di akhir pertemuan, disinggung bahwa pandangan sempit yang memadukan dua nol pada akhirnya akan merugikan seluruh negara. Keterikatan perekonomian Eropa dan AS menjadi pemicu utama kekhawatiran. Menurut IMF melihat dari faktor saling ketergantungan antarlembaga ekonomi global. Dengan kata lain, selama AS menjadi motor perekonomian global dalam satu abad, proteksionisme yang diterapkan negara ini mengganggu proses pertumbuhan ekonomi dunia.

Kebijakan delapan bulan lalu Trump menunjukkan bahwa AS di era pemerintahannya tidak meyakini dua hal. Pertama, kesepakatan internasional dan secara umum institusi internasional. Sedangkan kedua, perekonomian global.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Makin Tertarik Gabung...
Makin Tertarik Gabung BRICS dan Siap Tinggalkan Dolar AS?
Siap-siap! Amerika Serikat...
Siap-siap! Amerika Serikat Bakal Memasuki Resesi 6 Bulan Lagi
Diguncang Shutdown Terlama...
Diguncang Shutdown Terlama Pemerintah AS, Gubernur BI Ramal Ekonomi Dunia di Kisaran 3,1%
China Kalahkan Amerika...
China Kalahkan Amerika Serikat sebagai Negara Terkaya di Dunia
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
30 menit yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
38 menit yang lalu
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
1 jam yang lalu
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
9 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved