BRI Salurkan KUR Rp132,4 Triliun dalam Dua Tahun

Selasa, 12 September 2017 - 14:51 WIB
BRI Salurkan KUR Rp132,4...
BRI Salurkan KUR Rp132,4 Triliun dalam Dua Tahun
A A A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Bank BRI) sepanjang dua tahun sejak kredit usaha rakyat (KUR) skema baru diluncurkan pada Agustus 2015 hingga Agustus 2017 berhasil menyalurkan KUR senilai Rp132,4 triliun kepada lebih dari 7,4 juta debitur baru.

Dari total Rp132,4 triliun yang disalurkan selama dua tahun terakhir, sekitar Rp46,7 triliun disalurkan pada periode Januari 2017- Agustus 2017.

"Jumlah ini menjadikan Bank BRI sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia dan merupakan wujud komitmen BRI terhadap pemberdayaan UMKM," ujar Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Menurutnya, pencapaian ini setara dengan 65,8% dari total target penyaluran KUR BRI di 2017 sebesar Rp71 triliun. Perseroan juga optimistis mampu menyalurkan sesuai target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun.

Dia memaparkan, sebesar 40% dari Rp46,7 triliun KUR yang disalurkan di tahun ini atau sekitar Rp18,4 triliun telah disalurkan ke sektor produktif.

Lebih lanjut Hari mengungkapkan, saat ini usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia. UMKM mempunyai tingkat penyerapan tenaga kerja sekitar 97% dari seluruh tenaga kerja nasional dan berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar 57%.

Namun, pelaku UMKM masih menghadapi beberapa kendala, di antaranya kurangnya informasi maupun akses untuk memperoleh kredit/pembiayaan, sehingga membatasi pertumbuhan bisnis dan peluang investasi. Dalam kurun waktu 2007-2014, realisasi penyaluran KUR melampaui target yang ditetapkan pemerintah.

Pada 2015, pemerintah melakukan beberapa penyempurnaan menyangkut penguatan regulasi dan perbaikan skema KUR. "Harapannya, dengan adanya penyempurnaan bisa mendukung pengurangan gini ratio dari 0,41 menjadi 0,36 di 2019, dan pengurangan kemiskinan dari 10,96% menjadi 7%-8%," papar dia.

Ke depan, Bank BRI akan terus memacu penyaluran KUR ke sektor produktif. Beberapa strategi di antaranya dengan menjangkau kelompok petani dan nelayan serta komunitas UMKM di berbagai daerah.

"Selain itu, Bank BRI akan memanfaatkan keberadaan agen BRILink yang mencapai lebih dari 103 ribu agen untuk menjangkau potensi penyaluran KUR yang lebih luas," terang Hari.

Beberapa strategi tersebut dilakukan agar penyaluran KUR memiliki multiplier effect yang maksimal mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank BRI Tebar Dividen...
Bank BRI Tebar Dividen Jumbo Rp26,4 Triliun dari Laba Bersih 2021
BRI Luncurkan Logo HUT...
BRI Luncurkan Logo HUT ke-130, Angkat Tema Satu Bank Untuk Semua
BRI Micro & SME Index...
BRI Micro & SME Index Jadi Acuan Pengembangan UMKM di Indonesia
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Perubahan Direksi Bank...
Perubahan Direksi Bank BRI Disambut Baik, Ada Semangat Perubahan Baru
Bank BRI Punya Corporate...
Bank BRI Punya Corporate Secretary Baru, Aestika Oryza Gunarto Gantikan Amam
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
2 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
2 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
3 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
6 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
7 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved