Pusat Perdagangan Glodok Masih Menjadi Primadona

Selasa, 12 September 2017 - 19:20 WIB
Pusat Perdagangan Glodok...
Pusat Perdagangan Glodok Masih Menjadi Primadona
A A A
JAKARTA - Pusat perdagangan Glodok hingga kini masih menjadi primadona masyarakat tidak hanya di Ibu Kota tapi juga daerah. Mereka pun terus berbenah diri membangun pusat perdagangan yang nyaman dan aman bagi pengunjung.

Seperti yang dilakukan Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok. Pusat perdagangan peralatan kebutuhan rumah tangga dan industri (tools) yang dikembangkan PT Agung Podomoro Land (APLN) ini terus berkembang. Kawasan tersebut tetap kokoh di tengah kepungan mal modern dan bisnis berbasis online (e-commerce).

Manager Advertising and Promotion Agung Podomoro Land (APL), Hendry Trie Asmono mengemukakan, menggeliatnya bisnis e-commerce bukan masalah bagi perusahaan properti. Mereka justru menjadi penopang dengan banyaknya di antara mereka yang mengambil barang di sini.

"Adanya pusat perdagangan baru dan e-commerce bukan menjadi masalah. Ini dapat lihat jumlah pengunjung di LTC setiap harinya rata-rata mencapai 50 ribu pada week day (hari kerja). Member kami pun telah mencapai 100.000," ujarnya di LTC Glodok, Jakarta, Kamis (12/9/2017).

Hendry menuturkan LTC Glodok dibangun pada 2006 di bawah PT Citra Gemilang. Berdiri di atas lahan 2,8 hektare (ha) pusat perdagangan ini memiliki 3.000 unit kios yang semuanya sudah habis terjual.

"Di LTC Glodok kita mempunyai 3.000 unit kios yang 100% sudah habis terjual. Kapasitas parkirnya 2.000 kendaraan," imbuhnya.

Dia mengungkapkan, APL juga tengah mengembangkan pusat perdagangan lain, yakni Harco Glodok di atas lahan seluas 1 ha dengan total kios 2.000 unit.

"Kami juga akan meresmikan pusat perkakas dan elektronik baru Harco Glodok dengan kapasitas 2.000 kios. Saat ini, unit yang terjual sudah mencapai 70%," kata Hendry.

Pameran dan Event

Untuk menunjung aktivitas tenant dan pengunjung, pengelola LTC secara rutin menggelar event-event menarik. Mulai dari pameran peralatan rumah tangga dan industri, perlombaan terkait teknologi, hingga servis serta cuci kendaraan gratis.

Terbaru, LTC menghadirkan booth peralatan tanaman hydroponik. Sistem penanaman pohon dan sayuran secara organik ini berhasil menarik minat pengunjung LTC.

"Karena sebagian pengunjung di sini adalah konsumen yang membutuhkan peralatan rumah tangga, kehadiran hydroponik ini jadi perhatian mereka. Banyak juga di antara pengunjung yang suka membutuhkan tanaman untuk kebutuhan di rumah tangga ataupun industri," beber Hendry.

Sales and Marketing Manager Hydro Farm, Widyastuti mengaku antusias pengunjung LTC di boothnya sangat besar. Hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang bertanya dan membeli aneka bibit hydroponik beserta peralatannya.

"Bahkan ada di antara mereka yang berasal dari luar Pulau Jawa. Kemarin ada dari Waktobi yang memesan beberapa set perlengkapan Hydroponik kami. Mereka ada yang pengunjung perorangan hingga instansi atau pemilik usaha," ungkapnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Manfaatkan Subsidi PPN...
Manfaatkan Subsidi PPN DTP 50%, Podomoro City Deli Medan Tawarkan Kondominium dan Apartemen Premium
Kolaborasi dengan Famika,...
Kolaborasi dengan Famika, Bukit Podomoro Jakarta Jamin Kemudahan Akses Internet
Stimulus Daya Beli Masyarakat,...
Stimulus Daya Beli Masyarakat, Bukit Podomoro Jakarta Inisiasi Semarak Pesta KPR 2022
Hadirkan Apartemen Premium...
Hadirkan Apartemen Premium Terintegrasi, Podomoro City Deli Medan Tingkatkan Produktivitas Penghuni
Bukit Podomoro Jakarta...
Bukit Podomoro Jakarta Resmikan Show Unit Berspesifikasi Tinggi dan Berkualitas
Pimpin Pengembangan...
Pimpin Pengembangan Wilayah Sunrise Baru di Selatan Jakarta, Ini yang Dilakukan Agung Podomoro
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
26 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved