DPR Desak BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama

Rabu, 13 September 2017 - 04:10 WIB
DPR Desak BPJS Kesehatan...
DPR Desak BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama
A A A
JAKARTA - Kasus meninggalnya bayi Deborah yang ditolak Rumah Sakit Mitra Keluarga lantaran RS tidak bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, membuat DPR angkat suara. Komisi IX DPR mendesak kepada BPJS Kesehatan untuk memperluas kerja sama dengan rumah sakit di seluruh Indonesia. Sehingga masyarakat mendapatkan kepastian pelayanan kesehatan.

"Saya mendesak BPJS Kesehatan memperluas kerja sama dengan rumah sakit-rumah sakit yang ada. Dengan begitu, masyarakat dengan mudah dapat menjangkaunya. Apalagi, kepesertaan BPJS Kesehatan dari tahun ke tahun semakin meningkat," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/9).

Menurut Saleh, dengan semakin banyaknya peserta BPJS Kesehatan, tentu dibutuhkan jaringan pelayanan kesehatan yang semakin luas dan mudah dijangkau masyarakat. Meski begitu, Saleh juga tidak menafikan bahwa dalam beberapa kasus, ada rumah sakit yang enggan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan karena dinilai profitnya tidak terlalu banyak.

"Padahal, pemegang kartu BPJS Kesehatan gratis tidaklah gratis begitu saja. Untuk tahun 2017 ini saja, anggaran untuk BPJS Kesehatan dari data PBI (penerima bantuan iuran) sudah mencapai Rp34 triliun," bebernya.

Karena itu, Saleh mengimbau kepada rumah sakit-rumah sakit yang ada untuk membantu program pelayanan kesehatan yang sedang dikembangkan pemerintah. Selain itu, standar pembiayaan dan pelayanan kesehatan harus benar-benar berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

"Harus diingat betul, bahwa tidak ada satu orang pun yang ingin jatuh sakit. Karena itu, setiap orang yang sakit dipastikan adalah orang yang betul-betul membutuhkan pertolongan," ujarnya.

Lebih dari itu, Saleh mengaku prihatin dengan adanya kasus bayi Deborah yang masih bermunculan di tengah keseriusan pemerintah mengejar target implementasi universal health coverage (UHC), dimana masyarakat dipastikan memperoleh akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dengan biaya terjangkau.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mengatakan, masih banyaknya RS yang tidak bekerja sama dengan BPJS menjadi urusan dari BPJS karena ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk RS bekerja sama dengan BPJS.

"Kalau di rumah sakitnya enggak memenuhi syarat itu bahaya," kata Nila di Gedung DPR. Menurut dia, kriteria RS bekerja sama dengan BPJS Kesehatan harus memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap seperti ketersediaan Intensive Care Unit (ICU) dan fasilitas penunjang lainnya.

Nila juga mengungkapkan, pemerintah tidak memiliki target untuk sebuah RS memiliki pasien pengguna BPJS Kesehatan dalam kurun waktu tertentu. "Kalau untuk BPJS, kita paket, sudah jelas. Tapi untuk target tidak ada," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Iuran BPJS Naik, Andre...
Iuran BPJS Naik, Andre Rosiade Minta Pemerintah Tak Tambah Beban Rakyat
Pekan Depan Komisi IX...
Pekan Depan Komisi IX DPR Wawancara 20 Calon Anggota Dewas BPJS
DPR Desak Pemerintah...
DPR Desak Pemerintah Percepat Pelaksanaan Putusan MA Soal Iuran BPJS Kesehatan
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Naik, DPD RI: Pemerintah Bebani Masyarakat dan Abaikan Putusan MA
Fungsi Pengawasan Tak...
Fungsi Pengawasan Tak Berdaya, DPR Jadi Follower Setia Pemerintah
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Naik di Masa Sulit, Peserta Dikhawatirkan Tidak Bisa Membayar
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved