Usai Naik Tinggi, Harga Minyak Dunia Hari Ini Turun

Kamis, 14 September 2017 - 09:45 WIB
Usai Naik Tinggi, Harga...
Usai Naik Tinggi, Harga Minyak Dunia Hari Ini Turun
A A A
NEW YORK - Harga minyak duni turun setelah sesi sebelumnya naik cukup tinggi sekitar 2% usai Badan Energi Internasional menaikkan perkiraan untuk pertumbuhan permintaan minyak global.

Seperti dikutip dikutip dari Reuters, Kamis (14/9/2017), harga minyak brent untuk pengiriman November turun 11 sen menjadi USD55,05 per barel pada pukul 00.35 GMT, setelah sebelumnya naik 89 sen atau 1,6%. Sementara, harga minyak mentah NYMEX untuk pengiriman Oktober turun 4 sen menjadi USD49,26, setelah mengakhiri sesi terakhir naik USD1,07 atau 2,2%.

kenaikan minyak kemarin terjadi meskipun data pemerintah AS menunjukkan kenaikan besar lainnya pada persediaan minyak mentah AS karena Badai Harvey. Surplus minyak dunia mulai menyusut akibat pertumbuhan permintaan Eropa dan AS yang lebih kuat dari perkiraan, serta penurunan produksi di negara-negara OPEC dan non-OPEC.

IEA menaikkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia 2017 menjadi 1,6 juta barel per hari (bpd) dari 1,5 juta barel per hari. Data Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan adanya persediaan minyak mentah AS pada pekan lalu sebesar 5,9 juta barel, melebihi ekspektasi.

Stok bensin AS merosot 8,4 juta barel, penurunan mingguan terbesar sejak data dimulai pada 1990. Kontrak berjangka AS memperpanjang penurunan pada Kamis karena permintaan diperkirakan akan tergelincir akibat dampak Badai Irma di negara-negara yang mengkonsumsi oksigen di Florida dan Georgia.

Stok sulingan turun sebesar 3,2 juta barel. ExxonMobil Corp kemarin mengatakan bahwa pihaknya memulai kembali pabrik pengapuran Beaumont, Texas, 362.300 barel per hari untuk pertama kalinya sejak ditutup saat terjadi badai Harvey.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved