Pertamina Akan Bangun Fasilitas LNG di Bangladesh

Jum'at, 15 September 2017 - 13:31 WIB
Pertamina Akan Bangun...
Pertamina Akan Bangun Fasilitas LNG di Bangladesh
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) akan membangun fasilitas penerimaan liquefied natural gas (LNG) di Bangladesh. Fasilitas ini terdiri dari Floating Storage and Regasification Unit (FSRU), mooring dan infrastruktur off-loading, sub-sea dan pipa gas onshore ke grid gas alam.

(Baca: Pertamina Akan Pasok LNG ke Bangladesh )

Hal tersebut seiring dengan ditandatanganinya nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Republik Rakyat Bangladesh.

Nota kesepahaman ini menegaskan keinginan, kesiapan, dan kesediaan Bangladesh untuk berdiskusi lebih lanjut terkait pembangunan fasilitas penerimaan dan infrastuktur LNG di Bangladesh. Termasuk, kemungkinan pasokan LNG spot dari Indonesia dan menegaskan kesediaan Indonesia memfasilitasi diskusi dengan produsen dan pemasar LNG Indonesia.

Menteri Listrik dan ESDM Bangladesh Nasrul Hamid menyampaikan terima kasihnya kepada Indonesia atas dibukanya peluang kerja sama ini, karena akan menjadi solusi mengatasi defisit pasokan LNG Bangladesh.

"Defisit pada 2018 diperkirakan sekitar 1 juta ton per tahun dan akan meningkat menjadi sekitar 11 juta ton per tahun pada 2030. Untuk memenuhi defisit gas tersebut, Pemerintah Bangladesh akan mengimpor LNG yang akan dilakukan Petrobangla," imbuh dia.

Selain melakukan suplai LNG ke Bangladesh, melalui nota kesepahaman ini, juga dibuka kesempatan bagi Pertamina selanjutnya membangun membangun fasilitas penerimaan LNG. "Ini baru awal kerja sama, dibuka kesempatan untuk pengembangan bisnis, kita akan bicara lebih lanjut teknisnya," terang Direktur Gas Pertamina, Yenni Andayani.

(Baca: Bangladesh Minta Pertamina Pasok 1 Juta Ton LNG )

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hari ini menandatangani kerja sama dengan pemerintah Bangladesh. Hal ini dalam rangka memfasilitasi kerangka kerja sama ekspor LNG antara Indonesia dan Bangladesh.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani Menteri Ketenagalistrikan, Energi dan Sumber Daya Mineral Bangladesh Nasrul Hamid dan Menteri ESDM Ignasius Jonan. Penandatanganan ini dihadiri Chairman of Petrobangla Abul Mansur Md Faizullah dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Elia Massa Manik.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diperiksa sebagai Saksi...
Diperiksa sebagai Saksi Korupsi Pengadaan LNG Pertamina, Dahlan Iskan Tiba di KPK
Perkuat Sinergi Pertamina...
Perkuat Sinergi Pertamina Group, PGN dan PIS Tingkatkan Utilitas LNG
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
PTK dan PLI Jalin Sinergi...
PTK dan PLI Jalin Sinergi dalam Operasi Pelabuhan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
KPK Panggil 2 Eks Petinggi...
KPK Panggil 2 Eks Petinggi Pertamina terkait Kasus LNG
Berita Terkini
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
7 menit yang lalu
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
40 menit yang lalu
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
9 jam yang lalu
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
10 jam yang lalu
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
11 jam yang lalu
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
11 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved