Perhimpunan Bank Nasional: Top Up Fee E-Money untuk Investasi

Rabu, 20 September 2017 - 04:14 WIB
Perhimpunan Bank Nasional:...
Perhimpunan Bank Nasional: Top Up Fee E-Money untuk Investasi
A A A
Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menilai biaya isi ulang atau top up uang elektronik (e-money) yang dibebankan kepada pelanggan, adalah untuk investasi mesin isi ulang yang dibuat oleh pihak ketiga. Adapun, jika mengisi ulang lewat ATM masing-masing bank penerbit tidak dikenakan biaya.

Sedangkan bila top up dilakukan di luar ATM bank penerbit akan tetap dikenakan biaya. Besaran biayanya pun kini masih ditentukan oleh penyedia top up tersebut.

"Kalau e-money Mandiri top up di ATM ya tidak ada masalah, tidak dikenakan charge. Masalahnya kalau top up di vendor lain, ya kena charge karena untuk biaya top up-nya," jelas Ketua Umum Perhimpunan Perbankan Nasional (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta.

Menurutnya, top up di vendor dikenakan biaya sebab menggunakan infrastruktur mereka sendiri bukan milik bank. "Intinya ada pihak ketiga. Pihak nasabah, penyedia jasa, dan perbankan. Seperti top up di Indomaret misalnya, dia punya mesin top up. Kalau gunakan infrastruktur perbankan tidak ada itu," tuturnya.

Meski begitu, biaya top up elektronik bisa dibebaskan secara keseluruhan, namun perlu waktu setidaknya setahun. Nantinya, perbankan akan memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC) untuk digunakan top up e-money.

Dengan NFC masyarakat bisa langsung top up di manapun lewat ponselnya. "Setahun lagi kalau sudah pakai NFC itu nggak cost. Seperti rekening saja, cuma perlu ditempelkan ke ponsel," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MotionBanking Mengintegrasikan...
MotionBanking Mengintegrasikan Fitur e-Money dari MotionPay
Mandiri E-Money Kini...
Mandiri E-Money Kini Bisa Digunakan di Layanan Teman Bus
Perkuat Inovasi Teknologi,...
Perkuat Inovasi Teknologi, BNC Bertekad Jadi Bank Digital Terdepan
Bank Mandiri Terbitkan...
Bank Mandiri Terbitkan Kartu E-Money Edisi Jak Lingko
Hingga Juli, Transaksi...
Hingga Juli, Transaksi E-Money Mandiri Capai Rp7,4 Triliun
Perbanas Gelar Webinar...
Perbanas Gelar Webinar Personal Data Protection
Berita Terkini
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
33 menit yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
1 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
11 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
12 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
13 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
13 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved