Perusahaan Lokal Siap Kembangkan Industri Gula dan Sapi Rp2,2 T

Rabu, 20 September 2017 - 17:08 WIB
Perusahaan Lokal Siap...
Perusahaan Lokal Siap Kembangkan Industri Gula dan Sapi Rp2,2 T
A A A
JAKARTA - Dalam mendukung upaya pemerintah menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045, Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN), PT Jhonlin Batu Mandiri siap menggelontorkan investasi sebesar Rp2,2 triliun. Dana tersebut digunakan untuk mengembangkan industri gula dan ternak sapi di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebagai informasi, Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi gula tebu pada 2017 sebesar 2,95 juta ton dan daging sapi 0,64 juta ton karks. Target tersebut diharapkan mampu memberikan sumbangan terhadap pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) di sektor pertanian sebesar 3,89%.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra Muhamad Nasir mengemukakan, investasi ini akan dilaksanakan secara terintegrasi antara perkebunan tebu dengan peternakan sapi.

“Investasi triliunan rupiah ini tidak hanya pengembangan perkebunan tebu, namun juga pengembangan dalam bidang peternakan sapi, dengan cara menggunakan kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Tina Orima, Kabupaten Bombana,” ujarnya, Rabu (20/9/2017).

Dia memaparkan, KPHP Tina Orima dimanfaatkan untuk pengembangan kebun tebu seluas 20.000 hektare (ha) bekerja sama dengan masyarakat. Saat ini, masyarakat telah menyiapkan kebun plasma untuk dikembangkan ke dalam kawasan pengembangan kebun tebu tersebut.

“Jadi masyarakat akan dilibatkan bukan hanya pada penyiapan plasma kebun tebu, tapi juga pada bibit ternaknya,” kata Nasir.

Selain di Kabupaten Bombana, peternakan sapi dan kebun tebu juga akan dikembangkan di Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur dan Konawe Selatan sebagai daerah pendukung.

“Diperkirakan tahun ini, investasi tersebut telah berjalan. Apalagi melihat keseriusan pihak investor dalam melakukan investasi dan juga telah melibatkan beberapa pihak baik dari Pemprov Sultra maupun akademisi Universitas Halu Oleo Kendari,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur PT Jhonlin Batu Mandiri, Maman Gunawan mengatakan, investasi ini mendukung program swasembada ketahanan pangan yang dicanangkan Kementerian Pertanian.

“Kita menggunakan kawasan hutan milik negara sekitar 20.000 ha berdasarkan persetujuan kerja sama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta KPH Tina Orima,” terangnya.

Dia menuturkan, PT Jhonlin Batu Mandiri juga akan membantu masyarakat di area perkebunan tebu dan peternakan sapi di Kabupaten Bombana untuk merelokasi peternakan sapi yang berada di kawasan hutan milik negara.

“Kita akan merelokasi dan membangun kandang baru bagi peternak sapi di kawasan hutan milik negara, dan biaya untuk kawasan baru nantinya beserta kandang sapi yang dibangun akan kami tanggung sepenuhnya sesuai kesepakatan bersama,” jelas Maman.

Dia menuturkan, para peternak sapi yang akan direlokasi rencananya akan diberikan penyuluhan dan pendampingan bagaimana cara beternak sapi yang efektif dan memiliki produktivitas tinggi ke depan. Di mana program ini akan berjalan secara kontinyu.

Maman berharap, selain pemenuhan kebutuhan swasembada pangan daging sapi dan industri gula, ke depan investasi PT Jhonlin Batu Mandiri ini mampu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, khususnya para petani tebu dan peternak sapi di Kabupaten Bombana.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Dorong Generasi...
Kementan Dorong Generasi Milenial Terjun di Bidang Pertanian
Pelaku Pemalsuan Pestisida...
Pelaku Pemalsuan Pestisida Dapat Dihukum Maksimal
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Masa Tanam Kedua Padi Dipercepat Mei
Antisipasi Krisis Pangan,...
Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Akan Buka Lahan Sawah 900 Ribu Hektare
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Houthi Menyatakan Siap...
Houthi Menyatakan Siap Konfrontasi Langsung Lawan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved