Helicity Sasar Kebutuhan Transportasi Sektor Pariwisata

Minggu, 24 September 2017 - 09:21 WIB
Helicity Sasar Kebutuhan...
Helicity Sasar Kebutuhan Transportasi Sektor Pariwisata
A A A
JAKARTA - PT Whitesky Aviation (Helicity) siap menyasar kebutuhan transportasi sektor pariwisata. Sektor prioritas pemerintah tersebut memiliki hubungan yang erat dengan moda transportasi.

CEO Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja mengatakan, Whitesky dengan 30 unit helikopter secara bertahap akan beroperasi di seluruh wilayah Indonesia, dinilai siap mendukung program konektivitas pariwisata itu. Terlebih Helicity menerapkan sistem pembayaran per flight yang digunakan .

“Dengan begitu, Helicity bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan menyerap pasar yang lebih luas,” ujar Denon di Jakarta, Minggu (24/9/2017).

Dia melihat pemerintah melalui Kementerian Pariwisata terus menggenjot pembangunan nasional di sektor pariwisata. Pemerintah menggandeng berbagai pihak untuk mewujudkan target 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019. mengambil peran untuk mewujudkan target nasional itu.“Kami mendukung dan memiliki Helicity yang sejalan dengan pengembangan pariwisata di Indonesia,” katanya.

Denon menuturkan, sebagai perusahaan operator helikopter, pihaknya memiliki kesamaan pandangan dengan Kementerian Pariwisata untuk memajukan sektor pariwisata Indonesia. Melalui Helicity, pihaknya sangat tertarik mempromosikan pariwisata Indonesia.

Itu terbukti dari berbagai program yang selama ini telah dijalankan Whitesky melalui Helicity. Semisal, menyediakan layanan perjalanan Jakarta – Bandung dan sebaliknya. Juga melayani penjemputan sebelum dan sesudah pemberangkatan sehingga masyarakat tidak perlu lagi risau dengan masalah tersebut.

Di samping itu, Helicity juga telah melayani keliling helikopter di Kepulauan Seribu dan sekitarnya. Perusahaan ini juga telah “mengepakkan” sayap ke Pulau Bintan untuk menyokong sektor pariwisata daerah itu bersama dengan Bintan Aviation Investment. Kerja sama yang tentu saja akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Pulaun Bintan yang dikenal eksotis itu.

“Kita juga hadir untuk menyokong pariwisata di Bintan. Apalagi Pulau Bintan dan Batam diharapkan mampu menarik 4 juta wisatawan asing atau sekitar 20 persen dari target nasional,” kata Denon menambahkan.

Menurut Denon, peran helikopter menjadi penting untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia. Terlebih keterlibatan helikopter bisa menjadi salah satu transportasi alternatif yang mendukung konektivitas transportasi untuk sektor pariwisata. “Kami bangga jika bisa berkontribusi terhadap kemajuan pariwisata di Indonesia,” katanya.

Berkeliling menggunakan helikopter mengunjungi destinasi wisata, kata Denon, tentunya memberi pengalaman yang berbeda. Dengan helikopter akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Itulah yang dirasakan para penumpang ketika menggunakan helikopter dari Jakarta menuju Bandung.

Diungkapkan Denon, program perusahaannya melalui Helicity sejalan dengan program pemerintah yang menjadi prioritas Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan yang menerapkan strategi 3A yakni Airlines-Airport, Air Navigation dan Authorities sebagai perencanaan membangun konektivitas udara.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
32 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
49 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Kebutuhan Dalam Negeri...
Kebutuhan Dalam Negeri Terpenuhi, IndoVac Akan Diekspor ke Afrika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved