IHSG Pagi Menyusut 2,63 Poin Saat Bursa Asia Mixed
Kamis, 28 September 2017 - 09:45 WIB
IHSG Pagi Menyusut 2,63 Poin Saat Bursa Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Kamis (28/9/2017) melemah 2,63 poin atau 0,04% ke level 5.860,40. IHSG pagi ini dibuka menguat tipis ketika bursa utama Asia mixed.
Kemarin IHSG berakhir terpuruk, usai kehilangan hingga 0,94 poin atau setara dengan 0,02% ke level 5.863,03. Pada perdagangan pagi ini, seluruh sektor bergerak variatif dipimpin pelemahan terdalam pada sektor aneka industri menyusut sebesar 1,10% sedangkan perdagangan meningkat tertinggi 0,35%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat 2,07 juta lembar saham senilai Rp1,13 miliar. Sebanyak 118 saham mengalami penguatan, sebanyak 62 saham mengalami pelemahan, sebanyak 92 saham tidak mengalami perubahan, dan sebanyak 110 saham tidak mengalami perdagangan alias stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp100 menjadi Rp65.675, PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) bertambah Rp70 menjadi Rp4.100 dan PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) meningkat Rp50 menjadi Rp9.675.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) melemah Rp150 menjadi Rp6.975, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) turun Rp100 menjadi Rp18.625 serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) menyusut Rp90 menjadi Rp3.090.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia mixed setelah ekuitas AS melompat dan penguatan greenback mengiringi rencana reformasi pajak yang sudah lama ditunggu di Amerika Serikat. Indeks Nikkei Jepang bertambah 0,35% karena kebanyakan saham teknologi dan sektor keuangan mencetak keuntungan.
Indeks Kospi di seberang selat Korea tercatat tergelincir 0,2% ketika produsen mobil dan saham minyak tersandung. Sektor teknologi berubah menjadi negatif dengan saham Samsung Electronics menghapus keuntungan awal yang tergelincir 0,35%.
Bursa saham Australia yakni ASX 200 bangkit 0,13% ditopang teknologi serta sub indeks keuangan yang mencetak keuntungan. Saham Westpac naik 0,34% dan ANZ naik 0,27%. Indeks Hang Seng, Hong Kong berada di bawah tekanan usai mengalami kejatuhan 0,31% di awal perdagangan. Sedangkan pada daratan China sebagian besar tidak berubah, komposit Shanghai 0,1% dan komposit Shenzhen diperdagangkan flat.
Kemarin IHSG berakhir terpuruk, usai kehilangan hingga 0,94 poin atau setara dengan 0,02% ke level 5.863,03. Pada perdagangan pagi ini, seluruh sektor bergerak variatif dipimpin pelemahan terdalam pada sektor aneka industri menyusut sebesar 1,10% sedangkan perdagangan meningkat tertinggi 0,35%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat 2,07 juta lembar saham senilai Rp1,13 miliar. Sebanyak 118 saham mengalami penguatan, sebanyak 62 saham mengalami pelemahan, sebanyak 92 saham tidak mengalami perubahan, dan sebanyak 110 saham tidak mengalami perdagangan alias stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp100 menjadi Rp65.675, PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) bertambah Rp70 menjadi Rp4.100 dan PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) meningkat Rp50 menjadi Rp9.675.
Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) melemah Rp150 menjadi Rp6.975, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) turun Rp100 menjadi Rp18.625 serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) menyusut Rp90 menjadi Rp3.090.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia mixed setelah ekuitas AS melompat dan penguatan greenback mengiringi rencana reformasi pajak yang sudah lama ditunggu di Amerika Serikat. Indeks Nikkei Jepang bertambah 0,35% karena kebanyakan saham teknologi dan sektor keuangan mencetak keuntungan.
Indeks Kospi di seberang selat Korea tercatat tergelincir 0,2% ketika produsen mobil dan saham minyak tersandung. Sektor teknologi berubah menjadi negatif dengan saham Samsung Electronics menghapus keuntungan awal yang tergelincir 0,35%.
Bursa saham Australia yakni ASX 200 bangkit 0,13% ditopang teknologi serta sub indeks keuangan yang mencetak keuntungan. Saham Westpac naik 0,34% dan ANZ naik 0,27%. Indeks Hang Seng, Hong Kong berada di bawah tekanan usai mengalami kejatuhan 0,31% di awal perdagangan. Sedangkan pada daratan China sebagian besar tidak berubah, komposit Shanghai 0,1% dan komposit Shenzhen diperdagangkan flat.
(akr)
Lihat Juga :