Rupiah Sore Ini Masih Loyo Saat Pounds Keok Lawan USD
Selasa, 03 Oktober 2017 - 17:11 WIB
Rupiah Sore Ini Masih Loyo Saat Pounds Keok Lawan USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan hari ini masih tercatat melemah meski tidak terlalu dalam setelah pada pembukaan tadi pagi melemah cukup parah. Kondisi mata uang garuda sore ini terjadi saat poundsterling melemah terhadap USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.542/USD atau melemh tipis dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.540/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.534-Rp13.593/USD.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah bertengger di posisi Rp13.540/USD. Rupiah terlihat masih tidak lebih baik dibanding sebelumnya di level Rp13.535/USD dengan kisaran harian Rp13.533-Rp13.585/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.555/USD atau masih memburuk dibanding penutupan kemarin di level Rp13.515/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.582/USD. Posisi tersebut memburuk dibandingkan perdagangan kemarin di level Rp13.499/USD.
Seperti dilansir Reuters hari ini, poundsterling tergelincir terhadap USD setelah aktivitas di sektor konstruksi secara tak terduga melambat ke level terendah dalam 14 bulan pada September, mengalami penurunan paling tajam sejak etelah pemungutan suara Brexit tahun lalu karena kekhawatiran terhadap prospek ekonomi.
Data pekan lalu menunjukkan spekulan telah berbalik positif pada poundsterling untuk pertama kalinya hampir dua tahun dalam sepekan, dengan harapan untuk kenaikan suku bunga Bank of England serta optimisme seputar negosiasi Brexit yang mendorong investor untuk membeli kembali mata uang.
Pounds terhadap USD tergelincir ke level 1.3245 setelah indeks manajer pembelian konstruksi (PMI) di angka 48,1 berada jauh di bawah semua perkiraan dalam jajak pendapat Reuters. Hal tersebut membuat poundsterling diperdagangkan turun 0,3% pada hari ini. Hal ini juga melemah ke level terendah hari ini di 88,64 pence per euro.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.542/USD atau melemh tipis dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.540/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.534-Rp13.593/USD.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah bertengger di posisi Rp13.540/USD. Rupiah terlihat masih tidak lebih baik dibanding sebelumnya di level Rp13.535/USD dengan kisaran harian Rp13.533-Rp13.585/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.555/USD atau masih memburuk dibanding penutupan kemarin di level Rp13.515/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.582/USD. Posisi tersebut memburuk dibandingkan perdagangan kemarin di level Rp13.499/USD.
Seperti dilansir Reuters hari ini, poundsterling tergelincir terhadap USD setelah aktivitas di sektor konstruksi secara tak terduga melambat ke level terendah dalam 14 bulan pada September, mengalami penurunan paling tajam sejak etelah pemungutan suara Brexit tahun lalu karena kekhawatiran terhadap prospek ekonomi.
Data pekan lalu menunjukkan spekulan telah berbalik positif pada poundsterling untuk pertama kalinya hampir dua tahun dalam sepekan, dengan harapan untuk kenaikan suku bunga Bank of England serta optimisme seputar negosiasi Brexit yang mendorong investor untuk membeli kembali mata uang.
Pounds terhadap USD tergelincir ke level 1.3245 setelah indeks manajer pembelian konstruksi (PMI) di angka 48,1 berada jauh di bawah semua perkiraan dalam jajak pendapat Reuters. Hal tersebut membuat poundsterling diperdagangkan turun 0,3% pada hari ini. Hal ini juga melemah ke level terendah hari ini di 88,64 pence per euro.
(izz)