BI Pede Kejatuhan Rupiah Lawan USD Hanya Sementara

Rabu, 04 Oktober 2017 - 14:49 WIB
BI Pede Kejatuhan Rupiah...
BI Pede Kejatuhan Rupiah Lawan USD Hanya Sementara
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo meyakini bahwa pelemahan rupiah atas dolar Amerika Serikat (USD) hanya bersifat sementara. Ia juga meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir akan pelemahan yang sifatnya temporary ini.

Agus malah meminta agar fokus kepada pembenahan dan pemulihan ekonomi nasional agar angka pertumbuhan ekonomi bisa tercapai sesuai target, tahun ini. "Tentu ini adalah yang penting kita fokus pada upaya pemulihan ekonomi nasional," ungkapnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/10/2017).

"Kita bisa menggunakan semester dua ini untuk perbaikan ekonomi nasional dan dengan kondisi seperti itu kita akan kembali ke situasi yang lebih baik. Saat ini, tentunya kita tidak dalam kondisi yang lemah, karena yang kami yakini ini hanya sementara," sambungnya.

Lebih lanjut Ia juga menegaskan bahwa volatilitas rupiah yang terjadi dalam beberapa waktu terakhit masih dalam batas wajar dan bisa diterima. BI juga melihat secara umum bahwa perkembangan beberapa indikator makro ekonomi menunjukkan angka yang bagus.

"Inflasi kita dengan dikeluarkannya inflasi September menunjukkan bahwa month to month nya 0,13%, year on year 3,72% itu menunjukkan bahwa inflasi kita terkendali seperti yang ditargetkan yakni di kisaran 4% bahkan bisa ke bawah," terang Agus.

BI juga melihat neraca pembayaran yang kuat terlihat bahwa di tahun ini perkirakan bahwa neraca pembayaran akan mempunyai overall balance yang surplus, kuat dan kondisi dari transaksi berjalan Indonesia pun dalam keadaan sehat.

"Maksudnya disini adalah transaksi berjalan walaupun defisit, defisitnya tidak melebihi 2% dari GDP. Kondisi ini didukung dengan neraca perdagangan kita, cadangan devisa kita, menunjukkan kondisi ekonomi yang baik dan kondisi nilai tukar itu sifatnya sementara," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved