Gali Pasar BUMN, Penyaluran Kredit BNI Meningkat 13,3%

Kamis, 12 Oktober 2017 - 18:59 WIB
Gali Pasar BUMN, Penyaluran...
Gali Pasar BUMN, Penyaluran Kredit BNI Meningkat 13,3%
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat kredit yang tersalurkan hingga akhir kuartal III/2017 sebesar Rp421,41 triliun atau tumbuh 13,3% di atas realisasi kredit pada periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp372,02 triliun.

Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati mengatakan, realisasi kredit tersebut jauh lebih cepat dibanding pertumbuhan kredit industri yang mencapai 8,2% per Juli 2017.

(Baca: Laba Bersih BNI Meroket 31,6% Jadi Rp10,16 Triliun )

Untuk meraih hasil ini, strategi yang dilakukan manajemen untuk mendorong pertumbuhan kredit di atas industri, salah satunya dengan menggali potensi pasar pembiayaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan fokus pada proyek infrastruktur dan sektor industri yang memiliki risiko rendah dan terkontrol.

"Kemudian, mengoptimalkan jaringan dan outlet untuk mampu menggarap potensi pasar yang ada. Selain itu, menggali potensi supply chain debitur korporasi untuk menangkap potensi debitur baru," ujarnya di Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Sementara, Sulistyowati menyampaikan, penyaluran kredit BNI ke sektor business banking menjadi yang utama dengan komposisi 78,3% dari total kredit atau sebesar Rp329,75 triliun. Capaian ini tumbuh 13,9% dibanding periode sama tahun lalu Rp289,47 triliun.

Pada sektor business banking ini, kredit BNI disalurkan ke segmen korporasi sebesar 23,6% dari total kredit, kredit BUMN 19,4%, lalu ke segmen menengah 16,1% dan segmen kecil 12,8%.

"Misalnya untuk meningkatkan penyaluran kredit ke segmen korporasi, manajemen BNI telah melaksanakan paduan strategi. Pertama, fokus pada pembiayaan proyek infrastruktur dan BUMN. Kedua, fokus pada pembiayaan sektor berisiko rendah seperti pertanian dan perkebunan. Ketiga, tidak melakukan ekspansi ke sektor yang berisiko cukup tinggi karena faktor eksternal, seperti pertambangan," tuturnya.

Adapun strategi yang disiapkan manajemen dalam mengoptimalkan penyaluran kredit ke segmen menengah, pertama, mengoptimalkan debitur-debitur segmen Menengah yang merupakan supply chain financing debitur korporasi. Kedua, meningkatkan kualitas monitoring pembiayaan kredit segmen menengah melalui pemberian kewenangan pimpinan wilayah.

"Sementara itu, penguatan kredit pada segmen kecil dilakukan dengan, mengoptimalkan jaringan melalui penetapan outlet sebagai full branch. Lalu, fokus pada pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR)," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Peringati HUT ke-76,...
Peringati HUT ke-76, BNI Terus Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan SDM
Bantu Perangi COVID-19,...
Bantu Perangi COVID-19, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
5 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
6 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
7 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
8 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
9 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
10 jam yang lalu
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved