Kadin Dukung Pengetatan Bea Masuk Barang Impor

Jum'at, 13 Oktober 2017 - 12:57 WIB
Kadin Dukung Pengetatan...
Kadin Dukung Pengetatan Bea Masuk Barang Impor
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendukung upaya pemerintah memperketat masuk barang impor dengan mengenakan bea masuk. Selain menekan barang mewah ilegal, juga dapat membantu industri nasional.

Wakil Ketua Kadin Bidang Industri Berbasis Budaya Putri Kusuma Wardani menyatakan, saat ini sektor ekonomi sedang diperbaiki. Di antaranya, kebocoran ditutup, kemudahan perizinan dan pengetatan serta penertiban barang masuk impor ilegal.

"Selama ini banyak yang masuk seenaknya dan tidak bayar pajak. Kalau tidak dibayar akan merugikan, apalagi pemerintah sedang banyak membiayai pembangunan," ungkapnya di Jakarta, kemarin.

Dengan ditertibkanya barang masuk ilegal, kata Putri, akan berdampak positif dan negatif. Negatifnya yaitu pertokoan barang-barang mewah impor banyak yang tutup, karena tidak mendapatkan suplai barang yang masuknya ilegal.

"Sekarang barang yang masuk legal. Bahkan masyarakat menegah ke atas tidak bisa belanja seenaknya atas barang-barang di luar negeri terus dibawa ke dalam negeri. Semuanya itu karena ada pengetatan," ujar dia.

Putri menambahkan, upaya yang dilakukan pemerintah tersebut juga sangat positif. Karena efektif meningkatkan pertumbuhan industri nasional. Barang legal juga akan terlindungi.

"Dampaknya barang-barang ilegal tidak dapat seenaknya masuk Indonesia," imbuhnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kadin Minta Bea Cukai...
Kadin Minta Bea Cukai Perketat Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal di Jatim
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
12 menit yang lalu
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
33 menit yang lalu
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
2 jam yang lalu
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
2 jam yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
3 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved