Kondisi Kelistrikan Membaik, Jonan Minta PLN Tetap Efisien

Jum'at, 20 Oktober 2017 - 11:29 WIB
Kondisi Kelistrikan...
Kondisi Kelistrikan Membaik, Jonan Minta PLN Tetap Efisien
A A A
MATARAM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan perbaikan dan pembenahan listrik nasional.

(Baca: Menteri Jonan Groundbreaking 5 PLTMG dan Resmikan PLTU Lombok )

Hal itu dikatakan Jonan, dalam sambutan di acara groundbreaking lima Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dan 1 MPP tersebar di Nusa Tenggara dengan total kapasitas mencapai 400 MW dan meresmikan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok Timur kapasitas 50 MW (2x25), Mataram, NTB, hari ini.

"Mohon kepada PLN untuk dapat memberikan efisiensi. Kalau bisa berhemat agar harga listrik tetap, kalau bisa tarif listriknya bisa turun," kata Johan, dalam kesempatan tersebut.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Sofyan Basir menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan di Indonesia sekarang dalam keadaan cukup baik, karena tidak ada pemadaman akibat defisit daya pembangkit. Seluruh sistem besar kelistrikan PLN telah mengalami surplus, dan beberapa daerah mempunyai reserve margin lebih dari 30%.

(Baca: Ini Tujuh Pembangkit Listrik yang Diresmikan Menteri Jonan )

"PLN saat ini siap melayani permintaan penyediaan tenaga listrik. Kami berharap agar ketersediaan daya yang cukup ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, terutama oleh kalangan industri," ucap Sofyan.

"Program 35.000 MW juga telah mengakomodir tumbuhnya kawasan ekonomi khusus (KEK) dan kawasan industri (KI). Dengan dukungan kelistrikan dari PLN, diharapkan industri akan tumbuh dan membawa multiplier effect bagi perekonomian nasional," imbuh dia.

Sementara, perihal pembangkit yang di groundbreaking dan diresmikan hari ini, Sofyan mengungkapkan bahwa nilai total investasi dari seluruh proyek ini mencapai Rp6 triliun serta dapat menyerap cukup banyak lapangan kerja.

Proyek PLTU Lombok Timur yang diresmikan telah menyerap sebanyak 37.000 pelanggan baru yang siap menikmati listrik PLN. Sistem Lombok sendiri saat ini 299 MW dengan beban puncak tertinggi sebesar 227 MW dan cadangan 72 MW. Sofyan juga memberikan apresiasi terhadap para pihak terlibat dalam pembangunan kelistrikan di Nusa Tenggara.

"Kami menyadari bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan Indonesia memerlukan dukungan banyak stakeholder. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada jajaran pemerintah daerah di lingkungan Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, dan masyarakat di sekitar lokasi pembangkit, sehingga progres pembangunan dan segala sesuatunya berjalan dengan baik," terang Sofyan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
Kabar Gembira! Tarif...
Kabar Gembira! Tarif Listrik Tidak Naik hingga Juni 2021
Kementerian ESDM Sebut...
Kementerian ESDM Sebut Tarif Listrik Berpotensi Turun, Ini Sebabnya
Jakarta Mati Listrik...
Jakarta Mati Listrik Massal, Kementerian ESDM Bakal Usut Penyebabnya
Kementerian ESDM Pastikan...
Kementerian ESDM Pastikan Penggunaan Kompor Listrik Tak Menambah Beban Masyarakat
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved