Harga Minyak Mentah Dunia Tergelincir Saat Stok AS Bertambah
Kamis, 26 Oktober 2017 - 10:16 WIB
Harga Minyak Mentah Dunia Tergelincir Saat Stok AS Bertambah
A
A
A
TOKYO - Harga minyak mentah dunia pada perdagangan hari ini, Kamis (26/10/2017) terlihat tergelincir mengiringi penurunan harga minyak Amerika Serikat (AS), setelah data pemerintah menunjukkan adanya peningkatan stok minyak mentah Negeri Paman Sam tersebut. Kondisi ini membuat harga minyak AS memperpanjang tren negatif.
Seperti dilansir Reuters, harga minyak AS untuk pengiriman Desember turun 2 sen ke posisi USD52,16 per barel pada pukul 0107 GMT, ketika pada sesi terakhir menyusut 29 sen atau 0,6%. Sedangkan minyak Brent untuk pengiriman Desember juga mengalami kejatuhan 1 sen menjadi USD58,43 per barel.
Pada sesi perdagangan hari sebelumnya, Brent berakhir bertambah 11 sen, didukung oleh komentar dari Menteri Energi Arab Saudi bahwa mereka akan bertekad untuk mengakhiri banjir pasokan global seperti yang sudah terjadi dalam tiga tahun terakhir. Brent sempat berada di level tertinggi USD58,74/barel sejak akhir September.
Persediaan minyak mentah AS terus bertambah 856,000 barel minggu lalu, berdasarkan data administrasi informasi energi AS. Sedangkan analis mengharapkan penurunan 2,6 juta barel. Bensin sendiri turun sebesar 5,5 juta barel, dibandingkan dengan harapan dalam jejak pendapat Reuters untuk pengurangan 17.000 barel.
Stok sedikit berkurang yang meliputi diesel dan minyak pemanas, turun 5,2 juta barel, versus harapan untuk drop 860,000 barel seperti ditunjukkan data EIA. Sebelumnya harga minyak dunia sempat menunjukkan tren positif sebelum kembali tertekan hari ini.
Seperti dilansir Reuters, harga minyak AS untuk pengiriman Desember turun 2 sen ke posisi USD52,16 per barel pada pukul 0107 GMT, ketika pada sesi terakhir menyusut 29 sen atau 0,6%. Sedangkan minyak Brent untuk pengiriman Desember juga mengalami kejatuhan 1 sen menjadi USD58,43 per barel.
Pada sesi perdagangan hari sebelumnya, Brent berakhir bertambah 11 sen, didukung oleh komentar dari Menteri Energi Arab Saudi bahwa mereka akan bertekad untuk mengakhiri banjir pasokan global seperti yang sudah terjadi dalam tiga tahun terakhir. Brent sempat berada di level tertinggi USD58,74/barel sejak akhir September.
Persediaan minyak mentah AS terus bertambah 856,000 barel minggu lalu, berdasarkan data administrasi informasi energi AS. Sedangkan analis mengharapkan penurunan 2,6 juta barel. Bensin sendiri turun sebesar 5,5 juta barel, dibandingkan dengan harapan dalam jejak pendapat Reuters untuk pengurangan 17.000 barel.
Stok sedikit berkurang yang meliputi diesel dan minyak pemanas, turun 5,2 juta barel, versus harapan untuk drop 860,000 barel seperti ditunjukkan data EIA. Sebelumnya harga minyak dunia sempat menunjukkan tren positif sebelum kembali tertekan hari ini.
(akr)
Lihat Juga :