Harga Minyak Mentah Dunia Menguat dengan Dukungan Saudi

Jum'at, 27 Oktober 2017 - 09:59 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat dengan Dukungan Saudi
A A A
SEOUL - Harga minyak mentah dunia di awal perdagangan Asia hari ini menguat tidak terlalu besar, namun minyak Brent terus mendekati posisi tertinggi dalam 27 bulan usai mendapatkan dukungan dari Pangeran Aran Saudi bahwa mereka mendukung OPEC untuk melanjutkan kebijakan pemangkasan produksi. Dalam upaya mengendalikan pasokan, kebijakan pengurangan produksi telah dilakukan OPEC bersama dengan produsen minyak besar lainnya sejak awal tahun ini.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (27/10/2017) harga minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan Internasional meningkat mencapai sebesar 9 sen menjadi USD59,39 per barel pada pukul 00.46 GMT atau lebih tinggi 0,15% dari sesi sebelumnya yang dekat dengan posisi terbaik sejak 3 Juli 2015. Sedangkan harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) CLc1 juga naik 4 sen atau 0,08% ke level USD52,68 per barel.

Sebelumnya Pangeran Arab Saudi Mohammad bin Salman mengatakan kepada Reuters, bahwa pihak kerajaan bakal mendukung untuk memperluas waktu penerapan kesepakatan pemotongan produksi. Hal ini menurutnya semata untuk mencoba menstabilkan permintaan minyak dunia dengan pasokan.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan beberapa negara non-OPEC hingga produsen minyak dunia termasuk Rusia telah berjanji untuk mengekang produksi mereka sekitar 1,8 juta barel per hari (bpd) sampai akhir Maret guna membatasi banjir pasokan global. OPEC sendiri dijadwalkan bakal menggelar pertemuan di Wina pada 30 November, mendatang.

Harga minyak melayang di sekitar tingkat tertinggi tahun ini dalam beberapa pekan terakhir di tengah meningkatnya tanda-tanda pengetatan pasar termasuk pembicaraan kembali yang akan dilakukan dipimpin OPEC terkait kesepakatan pemotongan output dan geopolitik risiko di Irak dan Iran.

Meskipun meningkatnya kemungkinan bahwa OPEC akan memperpanjang pengurangan output yang menimbulkan harapan untuk pasar yang seimbang. Namun produksi minyak mentah AS tetap menjadi masalah bagi OPEC karena itu mereka akan berusaha untuk membersihkan global overhang. Tercatat produksi minyak mentah AS terus meningkat 1,1 juta barel per hari untuk 9,5 juta bpd di pekan berakhir Oct.20, menurut data administrasi informasi energi AS (EIA).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
1 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
4 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
13 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
13 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
14 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
14 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved