Banyak Kontrak Dihentikan, Jumlah Wilayah Kerja Migas Menyusut

Jum'at, 27 Oktober 2017 - 13:57 WIB
Banyak Kontrak Dihentikan,...
Banyak Kontrak Dihentikan, Jumlah Wilayah Kerja Migas Menyusut
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengemukakan bahwa jumlah wilayah kerja (WK) migas tahun ini mengalami penyusutan dibanding 2016. Saat ini, jumlah wilayah kerja yang ada di Indonesia hanya sekitar 264 WK.

(Baca Juga: Tiga Tahun Jokowi-JK, Lima Lapangan Migas Berhasil Produksi )

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengungkapkan, pada tahun lalu jumlah WK migas mencapai 280 WK dengan perincian 54 WK non konvensional, 141 WK eksplorasi konvensional, dan 85 WK eksploitasi. Sementara tahun ini, jumlah WK menyusut menjadi 264 WK dengan perincian WK non konvensional sebesar 53 WK, WK eksplorasi konvensional sekitar 124 WK, dan WK eksploitasi sebanyak 87 WK.

"Sebelumnya tahun 2016 (jumlah WK) 280 dan kemarin turun dari 272 dan 270, sekarang 264 WK," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Terang Amien, menurunnya jumlah WK tersebut lantaran banyak wilayah kerja yang dihentikan (diterminasi) kontraknya pada tahun ini. Sebab, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang memiliki wilayah kerja tersebut masuk kategori dhuafa yang tidak punya uang untuk melakukan eksplorasi.

"Sebagian WK yang KKKS-nya masuk kategori kelas duafa, tidak punya dana sehingga enggak bisa lakukan komitmennya sampai eksplorasi berakhir," tandasnya.

Sebagai informasi, jumlah WK yang dalam proses terminasi tahun ini mencapai 40 WK. 33 WK di antaranya merupakan WK eksplorasi konvensional, dan 7 WK lainnya merupakan WK non konvensional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
SKK Migas Tanda Tangani...
SKK Migas Tanda Tangani Kerja Sama Wilayah Kerja Amanah dan Melati
11 Kontrak Baru, SKK...
11 Kontrak Baru, SKK Migas Pastikan Harga Gas Turun
September 2021, Realisasi...
September 2021, Realisasi Lifting Migas Capai 96% dari Target
Rampungkan Proyek KLD,...
Rampungkan Proyek KLD, PHE ONWJ Berkontribusi 16 MMSCFD
Migas Non Konvensional...
Migas Non Konvensional RI Dilirik Asing, Cadangan Paling Besar Ada di Pulau Ini
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
12 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
3 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
4 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved