Harga Emas Antam Berbalik Menguat, Emas Dunia Menanjak
Sabtu, 28 Oktober 2017 - 10:35 WIB
Harga Emas Antam Berbalik Menguat, Emas Dunia Menanjak
A
A
A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini bangkit usai sempat tergelincir sebelumnya. Lompatan emas dalam negeri mengiringi emas dunia yang lebih tinggi,
Seperti dikutip dari Logammulia.com, Sabtu (28/10/2017) harga jual emas Antam naik menjadi Rp636.679/gram dibandingkan sebelumnya di posisi Rp631.634 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam juga bertambah ke posisi Rp Rp557.000 per gram dibandingkan kemarin pada level Rp552.000/gram.
Untuk harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.232.998 dengan harga per gram Rp616.499. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.831.335 dengan harga per gram Rp610.445. Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp2.429.672 dengan harga per gram Rp607.418.
Emas ukuran 5 gram sebesar Rp3.037.090 dengan harga per gram Rp607.418. Harga emas 10 gram dijual Rp5.998.505 dengan harga per gram Rp599.851. Harga emas 25 gram Rp14.857.525 dengan harga per gram Rp594.301. Harga emas 50 gram sebesar Rp29.563.700 dengan harga per gram Rp591.274.
Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp58.950.825 dengan harga per gram Rp589.508. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp146.986.075 dengan harga per gram Rp587.944 dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp293.593.775 dengan harga per gram Rp587.188.
Harga emas Antam di Pulogadung berada di level Rp626.589 per gram atau menguat dari sebelumnya Rp621.544/gram dengan harga buyback menanjak ke level Rp557.000/gram. Harga emas Antam di Jakarta II juga menghijau di level Rp636.679/gram dengan buyback di level Rp557.000/gram.
Seperti dilansir Reuters, harga emas di pasar spot meningkat 0,3% di level USD1.270,36 per ons untuk menjadi sinyal kebangkitan usai penurunan beruntun. Harga emas dalam sesi sebelumnya sempat jatuh ke posisi terendah tiga pekan USD1.263,35.
Sedangkan emas berjangka AS untuk pengiriman Desember meningkat sampai USD2,20 atau setara dengan 0,2% di level USD1.271,80 per ons. "Emas naik di belakang kemerdekaan Catalonia, tetapi saya masih berpikir itu tidak akan bertahan lama karena dolar dalam perdagangan pada tingkat tinggi," kata analis Forex.com Fawad Razaqzada.
Seperti dikutip dari Logammulia.com, Sabtu (28/10/2017) harga jual emas Antam naik menjadi Rp636.679/gram dibandingkan sebelumnya di posisi Rp631.634 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam juga bertambah ke posisi Rp Rp557.000 per gram dibandingkan kemarin pada level Rp552.000/gram.
Untuk harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.232.998 dengan harga per gram Rp616.499. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.831.335 dengan harga per gram Rp610.445. Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp2.429.672 dengan harga per gram Rp607.418.
Emas ukuran 5 gram sebesar Rp3.037.090 dengan harga per gram Rp607.418. Harga emas 10 gram dijual Rp5.998.505 dengan harga per gram Rp599.851. Harga emas 25 gram Rp14.857.525 dengan harga per gram Rp594.301. Harga emas 50 gram sebesar Rp29.563.700 dengan harga per gram Rp591.274.
Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp58.950.825 dengan harga per gram Rp589.508. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp146.986.075 dengan harga per gram Rp587.944 dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp293.593.775 dengan harga per gram Rp587.188.
Harga emas Antam di Pulogadung berada di level Rp626.589 per gram atau menguat dari sebelumnya Rp621.544/gram dengan harga buyback menanjak ke level Rp557.000/gram. Harga emas Antam di Jakarta II juga menghijau di level Rp636.679/gram dengan buyback di level Rp557.000/gram.
Seperti dilansir Reuters, harga emas di pasar spot meningkat 0,3% di level USD1.270,36 per ons untuk menjadi sinyal kebangkitan usai penurunan beruntun. Harga emas dalam sesi sebelumnya sempat jatuh ke posisi terendah tiga pekan USD1.263,35.
Sedangkan emas berjangka AS untuk pengiriman Desember meningkat sampai USD2,20 atau setara dengan 0,2% di level USD1.271,80 per ons. "Emas naik di belakang kemerdekaan Catalonia, tetapi saya masih berpikir itu tidak akan bertahan lama karena dolar dalam perdagangan pada tingkat tinggi," kata analis Forex.com Fawad Razaqzada.
(akr)
Lihat Juga :