Taksi Online, Pihak Ketiga Gaya Baru

Sabtu, 04 November 2017 - 15:28 WIB
Taksi Online, Pihak...
Taksi Online, Pihak Ketiga Gaya Baru
A A A
BUKAN hanya di Indonesia, di sejumlah negara maju, taksi daring juga diatur untuk menciptakan sistem transportasi yang aman dan nyaman bagi penumpang serta adil bagi dunia usaha.

Taksi daring atau online tengah marak di berbagai negara di dunia. Namun, tidak di Jepang, terutama Kota Tokyo. Di Ibu Kota Timur ini, taksi daring tak berdaya menghadapi taksi konvensional. Saat ini, layanan Uber sudah beroperasi. Hanya saja, populasinya tidak terasa karena kuatnya dominasi organisasi taksi di Tokyo.

Selain kuatnya organisasi, ada faktor lain yang membuat taksi daring tak berkutik di Tokyo. Tarif taksi menggunakan tarif jarak jauh dan tarif jarak dekat. Untuk jarak jauh, biaya yang dikenakan tarif normal, yakni sekali pintu terbuka harga di argometer 730 yen. Sementara, tarif jarak dekat, 400 yen.

"Jadi, kalau yang jaraknya dekat lebih suka taksi konvensional," ujar Liana, tour guide yang menemani SINDOnews selama di Jepang dalam rangka liputan Tokyo Motor Show (TMS) 2017.

Selain dua hal tadi, Pemerintah Nihon juga sangat ketat pada taksi online. Menurut Liana, taksi berbasis aplikasi, seperti Air BNB, dilarang di Negeri Sakura. “Mereka sembunyi-sembunyi kalau sedang bekerja sebagai taksi online,” ungkapnya.

Sejatinya, Uber sudah berhasil menandatangani kerja sama dengan Toyota guna menopang ekspansi bisnis mereka di seluruh dunia, termasuk Jepang. Hanya saja, Uber justru terganjal di Negeri Matahari Terbit pada pertengahan 2016. Nippon memberlakukan aturan ketat mengenai transportasi darat. Kendaraan pribadi dilarang keras menjalankan aktivitas komersial tanpa melakukan pendaftaran ke otoritas setempat. Kendaraan pribadi harus menggunakan plat nomor berwarna putih (Shiro Taku).

Lalu bagaimana keberadaan taksi online di negara-negara maju lainnya? Anda bisa membaca laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 36/VI/2017 yang terbit Senin (6/11/2017).

Taksi Online, Pihak Ketiga Gaya Baru

(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Ekosistem Transportasi...
Ekosistem Transportasi Online Terjaga, ORASKI: Jangan Rusak dengan Regulasi Keliru Arah
Buka Lapangan Kerja,...
Buka Lapangan Kerja, Partai Emas Uji Coba Layanan Transportasi Daring
Cara Mitra Taksi Online...
Cara Mitra Taksi Online Menyiasati Orderan Sepi Saat Pandemi
Mitra Driver Mengeluhkan...
Mitra Driver Mengeluhkan Program Kepemilikan Mobil Grab
Bluebird Kenalkan Versi...
Bluebird Kenalkan Versi Aplikasi Terbaru MyBlueBird
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
41 menit yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
52 menit yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
2 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
2 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved