Rupiah Dibuka Menguat Tipis Saat USD Keok Lawan Yen dan Euro

Jum'at, 10 November 2017 - 10:05 WIB
Rupiah Dibuka Menguat...
Rupiah Dibuka Menguat Tipis Saat USD Keok Lawan Yen dan Euro
A A A
JAKA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pagi hari ini dibuka menguat meski tidak terlalu tinggi dibanding posisi penutupan kemarin. Kondisi ini di tengah melemahnya USD terhadap beberapa mata uang lainnya.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah dibuka di level Rp13.511/USD atau jauh lebih baik dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.530/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi dibuka di level Rp13.511/USD atau sedikit naik dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.516/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.516/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran level Rp13.508-Rp13.518/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini berada di level Rp13.505/USD atau naik dari penutupan kemarin di level Rp13.512/USD. Namun, pada pukul 10.000 WIB bergerak ke level Rp13.518/USD dengan kisaran level Rp13.503-Rp13.516/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka pada level Rp13.514/USD atau stagnan dari posisi perdagangan kemarin.

Seperti dilansir Reuters hari ini, USD kembali melemah dan berada di jalur pelemahan mingguan setelah jatuh pada kekecewaan dengan tagihan pajak yang diajukan oleh anggota Partai Senat AS yang akan menunda pemotongan pajak perusahaan seperti yang telah diharapkan.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya hampir mendatar pada hari ini di level 94,483 setelah melemah 0,36% pada sesi sebelumnya dan turun 0,5% dalam sepekan.

USD terhadap yen melemah 0,1% ke level 113,40 atau turun 0,6% untuk pekan ini dan jauh di bawah level tertinggi delapan bulan di posisi 114,737.

"Saya telah memperingatkan bahwa November adalah bulan yang berbahaya bagi dolar," kata Mitsuo Imaizumi, kepala strategi valuta asing Daiwa Securities yang berbasis di Tokyo.

Euro terhadap USD juga menguat 0,1% menjadi 1,1650 atau 0,4% lebih tinggi untuk pekan ini dan bertahan di atas level terendah dalam 3,5 bulan di level 1,1553 pada Selasa.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
8 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved