Poundsterling Ambruk, Rupiah Ditutup Anteng di Zona Merah
Senin, 13 November 2017 - 17:24 WIB
Poundsterling Ambruk, Rupiah Ditutup Anteng di Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup tidak mampu melawan USD alias tetap berada di zona negatif sejak pembukaan tadi pagi. Kondisi ini di tengah semakin ambruknya pounsterling terhadap USD.
Data Yahoo Finance, rupiah sore ini berada di level Rp13.550/USD atau ambruk dari posisi akhir pekan kemarin yang ditutup di level Rp13.522/USD. Pergerakan rupiah sendiri berada di kisaran harian Rp13.528-Rp13.557/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.555/USD atau jauh memburuk dari penutupan sebelumnya di level Rp13.520/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.552/USD atau melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.543/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.543-Rp13.613/USD.
Sementara, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.555/USD atau tidak lebih baik dari posisi perdagangan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.314/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, poundsterling terhadap USD turun hampir 1% terpengaruh gejolak politik setempat. Pounds jatuh di bawah rata-rata pergerakan 100 hari-level teknis utama dan diperdagangkan hampir 1% terhadap USD ke level 1,3072.
Poundsterling terhadap euro melemah 0,7% ke level 89,11 sen per euro dengan sinyal dari pasar opsi mata uang berada dalam lampu kuning. Hasil obligasi dalam beberapa hari terakhir juga bergerak melawan sterling, mengikis dukungan lain, meski terjadi kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh Bank of England awal bulan ini.
Perbedaan antara imbal hasil obligasi pemerintah AS dan Inggris telah melebar menjadi hampir 120 basis poin dalam bentuk Treasuries, dibandingkan dengan 96 basis poin pada pertengahan September.
Data Yahoo Finance, rupiah sore ini berada di level Rp13.550/USD atau ambruk dari posisi akhir pekan kemarin yang ditutup di level Rp13.522/USD. Pergerakan rupiah sendiri berada di kisaran harian Rp13.528-Rp13.557/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.555/USD atau jauh memburuk dari penutupan sebelumnya di level Rp13.520/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.552/USD atau melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.543/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.543-Rp13.613/USD.
Sementara, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.555/USD atau tidak lebih baik dari posisi perdagangan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.314/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, poundsterling terhadap USD turun hampir 1% terpengaruh gejolak politik setempat. Pounds jatuh di bawah rata-rata pergerakan 100 hari-level teknis utama dan diperdagangkan hampir 1% terhadap USD ke level 1,3072.
Poundsterling terhadap euro melemah 0,7% ke level 89,11 sen per euro dengan sinyal dari pasar opsi mata uang berada dalam lampu kuning. Hasil obligasi dalam beberapa hari terakhir juga bergerak melawan sterling, mengikis dukungan lain, meski terjadi kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh Bank of England awal bulan ini.
Perbedaan antara imbal hasil obligasi pemerintah AS dan Inggris telah melebar menjadi hampir 120 basis poin dalam bentuk Treasuries, dibandingkan dengan 96 basis poin pada pertengahan September.
(izz)