Rupiah Keok Lawan Tiga Mata Uang Ini Sepanjang Oktober

Rabu, 15 November 2017 - 14:30 WIB
Rupiah Keok Lawan Tiga...
Rupiah Keok Lawan Tiga Mata Uang Ini Sepanjang Oktober
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa pada Oktober 2017, nilai tukar rupiah terdepresiasi terhadap tiga mata uang dunia, yakni dolar Amerika Serikat (USD), yen Jepang (JPY), dan euro (EUR). Sementara terhadap dolar Australia (AUD), nilai tukar rupiah berhasil terapresiasi.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, penurunan nilai tukar rupiah tertinggi dialami terhadap USD. Di mana, rupiah terdepresiasi 1,27% terhadap USD pada Oktober 2017 dengan nilai tukar sebesar Rp13.523,07 per USD.

Berdasarkan provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Jawa Tengah yang mencapai Rp13.609,38 per USD pada pekan ketiga Oktober 2017. "Nilai tukar eceran rupiah terhadap USD pada Oktober 2017 cenderung terdepresiasi dibanding minggu terakhir September 2017," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Kemudian, nilai tukar rupiah juga terdepresiasi terhadap yen Jepang sebesar 0,05% dengan nilai tukar sebesar Rp118,91 per yen. Adapun level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Riau yang mencapai Rp122,50 per yen pada pekan kedua Oktober 2017.

Sedangkan terhadap EUR, rupiah terdepresiasi sebesar 0,97% dengan nilai tukar sebesar Rp15.898,83 per EUR. "Provinsi Sulawesi Tengah menjadi provinsi dengan level depresiasi terendah yang mencapai Rp16.019,00 per euro pada minggu kedua Oktober 2017," imbuh Kecuk.

Sementara terhadap AUD, lanjut pria yang akrab disapa Kecuk ini, mata uang Garuda terapresiasi 0,28% pada Oktober 2017. Adapun nilai tukar rupiah terhadap AUD pada periode tersebut berada di level Rp10.474,96 per AUD.

"Menurut provinsinya, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Papua yang mencapai Rp10.159,96 per AUD pada minggu kedua Oktober 2017," imbuh dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
11 menit yang lalu
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
27 menit yang lalu
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
1 jam yang lalu
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
2 jam yang lalu
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
2 jam yang lalu
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Kenapa Pesawat...
Ini Alasan Kenapa Pesawat Mata-mata Blackbird SR-71 Dipensiunkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved