Hingga Semester I, Produksi Migas Medco E&P Meningkat Signifikan

Minggu, 19 November 2017 - 09:02 WIB
Hingga Semester I, Produksi...
Hingga Semester I, Produksi Migas Medco E&P Meningkat Signifikan
A A A
BOGOR - Pertumbuhan produksi minyak dan gas bumi (migas) PT Medco E&P Indonesia dan Medco E&P Natuna Ltd (Medco E&P) hingga paruh pertama tahun ini meningkat secara signifikan, lebih dari 40%.

Perseroan menegaskan, peningkatan produksi tersebut menunjukkan kesungguhan Medco E&P dalam mendukung upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan migas Nasional. Senior Manager Relations & Security Medco E&P Indonesia dan Medco E&P Natuna Ltd. Drajat Iman Panjawi mengungkapkan hal tersebut di acara Media Gathering, di Bogor, Sabtu (18/11/2017).

Berdasarkan data Perusahaan, angka produksi migas pada semester pertama 2017 dengan 2016 terjadi peningkatan sekitar 24 MBOEPD. Pada semester pertama 2017, produksi migas Medco E&P hampir mencapai 90 MBOEPD. Sementara pada semester yang sama tahun sebelumnya hanya mencapai 64 MBOEPD.

"Sebuah pencapaian yang sangat berarti bagi Medco E&P di saat harga minyak dunia belum sesuai harapan," ujar Drajat.

Dalam upaya mempertahankan prestasinya ini, Medco E&P Indonesia dan Medco E&P Natuna Ltd. terus berupaya meningkatkan kinerja operasinya. Pada tahun ini, Medco E&P fokus menyelesaikan Proyek Blok A di Aceh sesuai jadwal dan anggaran, memonetisasi penemuan-penemuan domestik migas yang ada, eksplorasi near-field dan pengeboran sumur, serta pengembangan bawah laut.

Semua aktivitas operasi, tegas Drajat, tetap berpegang pada prinsip cost efficiency tanpa menomorduakan aspek keselamatan. Perusahaan juga berhasil mempertahankan biaya produksi per barel di bawah USD10 per barel ekuivalen minyak

Medco E&P di bawah pengawasan dan pembinaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), lanjut Drajat, juga terus mengoptimalisasi lapangan-lapangan tuanya dengan berbagai inovasi di bidang teknologi migas serta pengendalian biaya aset lapangan,

"Antara lain di Blok Rimau, South Sumatra, dan Lematang di Sumatera Selatan, serta Blok Tarakan di Kalimantan Utara," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Medco E&P Terus Berinovasi...
Medco E&P Terus Berinovasi Penuhi Kebutuhan Energi Terjangkau dan Berkelanjutan
Rehabilitasi DAS di...
Rehabilitasi DAS di Sumsel, Medco Energi Tanam 1,39 Juta Pohon
Direstui Pemerintah,...
Direstui Pemerintah, Blok Corridor Resmi Gunakan Cost Recovery
Pandemi atau Tidak,...
Pandemi atau Tidak, Medco E&P Tumbuh dan Berkembang Bersama Masyarakat
Medco E&P Raih The Highest...
Medco E&P Raih The Highest TKDN for Cost Recovery 2023 dari SKK Migas
Pertamina Patra Niaga-MEPS...
Pertamina Patra Niaga-MEPS Kerja Sama Perkuat Keandalan Operasional Kilang
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
12 menit yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
27 menit yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
1 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
10 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
11 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
14 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved