Rupiah Berakhir Tak Berdaya, USD Turun Tipis Lawan Yen

Selasa, 28 November 2017 - 16:51 WIB
Rupiah Berakhir Tak...
Rupiah Berakhir Tak Berdaya, USD Turun Tipis Lawan Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan hari ini ditutup masih tak berdaya, untuk masih berkutat pada zona merah. Mata uang garuda gagal memanfaatkan penyusutan rupiah terhadap yen Jepang dan beberapa mata uang utama lainnya.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg hingga akhir sesi perdagangan hari ini berada pada level Rp13.510/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya Rp13.508/USD. Pergerakan harian pada hari ini ada di kisaran level Rp13.493-Rp13.531/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi penutupan berada di level Rp13.507/USD atau mulai membaik dari penutupan sebelumnya Rp13.515/USD. Rupiah sendiri sepanjang hari bergerak pada kisaran level Rp13.498-Rp13.527/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga perdagangan sore hari ini juga masih tak berdaya pada level Rp13.530/USD. Posisi ini merosot sebesar 10 poin dari penutupan awal pekan kemarin di level Rp13.520/USD.

Rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini bertengger di level Rp13.527/USD atau tidak lebih baik dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.511/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (28/11/2017) dolar sedikit melemah saat melawan yen pada perdagangan hari ini untuk tetap mendekati posisi terendah dalam dua bulan. Fokus investor masih kepada rencana reformasi pajak dalam sepekan terakhir, ditambah pelaku pasar masih menunggu kepastian pemimpin Federal Reserve yang baru.

USD menyusut kurang dari 0,1% untuk berada pada level 111.00 dan mendekati posisi terendah 110.85 saat berhadapan dengan yen. Posisi tersebut menjadi level paling lemah sejak pertengah September. Kekhawatiran tentang potensi penundaan dalam implementasi pemangkasan pajak menjadi beban untuk greenback dalam beberapa pekan terakhir.

Pada saat yang sama, yen telah didukung dengan goyahnya senimen risiko, serta sebagian karena pelemahan ekuitas China dalam sesi perdagangan terakhir. Di sisi lain terhadap enam mata uang utama, USD tergelincir 0,1% ke level 92.841, ketika di awal pekan berada pada posisi terendah dua bulan 92.496.

Dolar menghadapi hambatan seiring ketidakpastian belum lama ini atas prospek reformasi pajak AS, termasuk pemotongan pajak. Sementara Euro meningkat mencapai sebesar 0,1% menjadi 1.1907 ketika melawan USD, setelah menyentuh posisi terbaik dalam dua bulan di level 1.1961 pada awal pekan kemarin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
3 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved