Penyaluran Kredit Alami Peningkatan di Oktober 2017

Senin, 04 Desember 2017 - 07:07 WIB
Penyaluran Kredit Alami...
Penyaluran Kredit Alami Peningkatan di Oktober 2017
A A A
JAKARTA - Penyaluran kredit pada bulan Oktober 2017 tercatat sebesar Rp4.588,5 triliun atau tumbuh 8% (yoy) meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 7,7% dari Rp4.570,1 triliun.

Peningkatan pertumbuhan kredit perbankan didorong oleh pertumbuhan kredit modal kerja dan kredit konsumsi.

"Kredit modal kerja (KMK) mengalami peningkatan pertumbuhan dari 7,5% pada September 2017 menjadi 8,1% menjadi Rp2.122,1 triliun," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman di Jakarta akhir pekan.

Demikian juga pertumbuhan kredit konsumsi (KK) yang meningkat dari 9,9% pada bulan September 2017 menjadi 10,2% dengan nominal sebesar Rp1.338,5 triliun.

Sementara kredit investasi (KI) pada bulan Oktober 2017 tercatat sebesar Rp1.127,9 triliun atau naik 5,5% tumbuh stabil dibandingkan bulan sebelumnya.

Menurut dia, akselerasi pertumbuhan KMK didorong oleh pertumbuhan kredit yang disalurkan kepada sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan, hotel, dan restoran yang masing-masing tumbuh meningkat dari 6,9% dan 3% menjadi sebesar 7,6% dan 5,5% dengan posisi masing-masing mencapai Rp543 triliun dan Rp771,4 triliun.

Sementara itu, kredit investasi (KI) tercatat tumbuh stabil dengan peningkatan pertumbuhan pada sektor konstruksi dari 5,7% menjadi 7,3% yang diimbangi dengan perlambatan pertumbuhan KI pada sektor perdagangan, hotel, dan restoran yang tumbuh melambat dari 2,8% menjadi 1,9% pada bulan Oktober 2017 menjadi Rp204,3 triliun. Selanjutnya, pertumbuhan kredit properti mengalami sedikit perlambatan khususnya pada kredit yang disalurkan pada sektor konstruksi.

"Pertumbuhan kredit pada sektor properti tercatat melambat pada bulan Oktober 2017 menjadi 13% dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 13,2%," ungkapnya.

Dia menuturkan, perlambatan pertumbuhan tersebut terutama disebabkan oleh perlambatan kredit pada sektor konstruksi perumahan menengah, besar, dan mewah.

Meskipun demikian, pertumbuhan KPR dan KPA serta kredit real estate mengalami akselerasi. Pertumbuhan kredit KPR dan KPA tercatat meningkat dari 10,6% pada bulan sebelumnya menjadi 10,8% sehingga mencapai Rp397,4 triliun pada bulan Oktober 2017. Demikian juga dengan kredit real estate tumbuh meningkat sebesar 9,5% dari sebelumnya 8,9% atau menjadi Rp134,9 triliun.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan, penyaluran pertumbuhan kredit hingga akhir tahun 2017 diprediksi lebih rendah dari perkiraan semula yaitu menjadi sekitar 8%. Dengan mempertimbangkan masih rendahnya pertumbuhan kredit tersebut, Bank Indonesia (BI) menetapkan Countercyclical Capital Buffer (CCB) tidak berubah yaitu 0%. "Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendorong upaya bank dalam meningkatkan fungsi intermediasi," kata dia.

BI memandang, stabilitas sistem keuangan tetap terjaga di tengah intermediasi perbankan yang belum kuat. Kedepan, Bank Indonesia bersama otoritas terkait akan terus berkoordinasi untuk memastikan stabilitas sistem keuangan dapat tetap terjaga guna mendukung momentum pemulihan ekonomi. (Kunthi Fahmar Sandy)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbankan Setengah Hati...
Perbankan Setengah Hati Salurkan Kredit, Ekonom: Kondisinya Tidak Tepat
Penyaluran Kredit Perbankan...
Penyaluran Kredit Perbankan Bulan Maret Meningkat 7,2%
Akses Kredit Perbankan...
Akses Kredit Perbankan Masih Jadi Tantangan UMKM
BI: Penyaluran Kredit...
BI: Penyaluran Kredit Baru Perbankan April 2023 Tumbuh Terbatas
Penyaluran Kredit Perbankan...
Penyaluran Kredit Perbankan Bulan April 2020 Melambat 4,9%
Kredit Tahun Depan Diprediksi...
Kredit Tahun Depan Diprediksi Tumbuh 9-11%, Perbanas: Artinya Bank Punya Uang
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
5 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
5 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
6 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
6 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
6 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved