Hingga 2025, Pemerintah Targetkan Kapasitas PLTB Capai 1,8 GW

Senin, 04 Desember 2017 - 21:01 WIB
Hingga 2025, Pemerintah...
Hingga 2025, Pemerintah Targetkan Kapasitas PLTB Capai 1,8 GW
A A A
JAKARTA - Dengan potensi total mencapai 60,6 Giga Watt (GW), pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) menjadi salah satu potensi besar dalam pengembangan ketenagalistrikan nasional.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, provinsi dengan potensi besar energi bayu ini adalah Nusa Tenggara Timur (10.188 MW), Jawa Timur (7.907 MW), Jawa Barat (7.036 MW), Jawa Tengah (5.213 MW) dan Sulawesi Selatan (4.193 MW).

"Namun hingga 2017, kapasitas terpasang PLTB sebesar 1,1 MW, atau baru 0,0002% bila dibandingkan potensi yang ada," ungkap keterangan resmi yang dilansir Kementerian ESDM, Senin (4/12/2017).

Kendati demikian, melalui Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), pemerintah menargetkan pada 2025 akan terbangun PLTB dengan kapasitas total 1,8 GW.

Awal tahun depan, di perbukitan Sidrap, Sulawesi Selatan yang kecepatan anginnya rata-rata sebesar 7 m/s akan beroperasi 30 turbin tenaga angin yang masing-masing berkapasitas 2,5 Mega Watt (MW) atau 75 MW secara total. Proyek yang dikerjakan oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi sejak April 2016 lalu ini membutuhkan investasi senilai USD150 juta.

Apabila sudah beroperasi, PLTB Sidrap dapat mengalirkan listrik ke sekitar 80.000 rumah tangga pelanggan 900 VA. Selain itu, sedang dipersiapkan juga rencana ekspansi PLTB Sidrap Tahap II, dengan kapasitas 50 MW. Harga jual ke PLN nantinya diharapkan dapat lebih murah, di bawah USD7 sen per kWh.

Menyusul, PLTB Jeneponto 65 MW yang dikembangkan PT Energi Bayu Jeneponto akan menambah pasokan listrik di Sulawesi Selatan. Selanjutnya, di Kalimantan Selatan, PT Tala Alam Baru juga akan memulai tahap pertama PLTB Tanah Laut berkapasitas 75 MW yang diperkirakan akan selesai pada 2019.

Guna mendorong peningkatan pemanfaatan tenaga bayu ini, pemerintah melakukan pra-studi kelayakan untuk daerah yang sudah mempunyai pengukuran potensi, dan dilanjutkan dengan studi kelayakan pembangunan PLTB untuk menarik investor dunia. Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong pembangunan unit pembangkit PLTB di daerah terpencil, pulau terluar dan perbatasan, dengan merangkul badan usaha milik daerah (BUMD).
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLTB Sidrap Raih Penghargaan...
PLTB Sidrap Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang ASEAN Energy Award 2021
Dorong Bauran EBT, PLN...
Dorong Bauran EBT, PLN Gandeng Prancis Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu
Barito Wind Tuntaskan...
Barito Wind Tuntaskan Akuisisi PLTB Sidrap Senilai Rp1,6 Triliun
Perusahaan Asal Jerman...
Perusahaan Asal Jerman Lirik Potensi PLTB di Kabupaten Bantaeng
Dibangun di Kawasan...
Dibangun di Kawasan Laut, PLTB Bantaeng Butuh Rp2,8 Triliun
BNI Danai Akuisisi PLTB...
BNI Danai Akuisisi PLTB Sidrap Kapasitas 75 MW Senilai Rp1,76 T
Berita Terkini
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
55 menit yang lalu
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
1 jam yang lalu
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
2 jam yang lalu
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
4 jam yang lalu
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved