Jaga Investasi Migas agar Investor Tak Lari dari Indonesia

Senin, 04 Desember 2017 - 19:28 WIB
Jaga Investasi Migas...
Jaga Investasi Migas agar Investor Tak Lari dari Indonesia
A A A
JAKARTA - Investasi sektor minyak dan gas (migas) dinilai harus dijaga agar para investor tidak melarikan diri keluar dari Indonesia karena adanya berbagai persoalan.

Untuk itu, Serikat Pekerja SKK Migas Bambang Dwi Djanuarto mengatakan, diperlukan ketegasan pemerintah terkait usulan draft DPR untuk membentuk badan usaha khusus (BUK). Sebab, standing position ini harus diperjelas.

"Kita memang menorong agar secepatnya RUU dilakukan karena investor ini menunggu, jangan sampai mereka lari ke Thailand dan lain-lain. Maka dibutuhkan kejelasan regulasi untuk menarik mereka kembali, apalagi banyak blok-blok yang akan habis masa kontraknya," ujarnya di Jakarta, Senin (4/12/2017).

Menurutnya, lelang wilayah kerja (WK) migas selama ini juga belum berjalan. Padahal Indonesia merupakan negara pengimpor migas, sehingga mau tidak mau harus meningkatkan produksi.

"Maka tolonglah kami untuk mendukung eksplorasi dengan memberikan kebijakan-kebijakan yang pas yang mendukung. Kondisi kita krisis, kita butuh cadangan baru, apalagi diprediksi tahun depan, harga minyak akan naik menjadi USD80 per barel, ini kan baik sekali," kata Bambang.

Sementara, Anggota Komisi VII DPR Harry Poernomo menjelaskan, iklim investasi sektor migas beberapa tahun ini negatif karena harga minyak menurun. Di sisi lain, investor butuh kepastian.

"Setelah harga minyak mulai rebound, di dalam ketidakpastian terkait dengan UU migas yang masih belum direvisi, pemerintah baru melahirkan gross split, ini makin tidak pasti lagi. Jangan heran kalau lelang WK ini tidak laku, di sana-sini sosialisasi gross split, pelaku migas tanggapannya negatif," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Korban Gagal Bayar Emco...
Korban Gagal Bayar Emco Mengadu ke DPR Terkait Uang Rp2 T Belum Kembali
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
9 menit yang lalu
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
22 menit yang lalu
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
56 menit yang lalu
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
1 jam yang lalu
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
2 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved