Rupiah Siang Jaga Tren Positif, IHSG Tergelincir ke Zona Merah
Selasa, 05 Desember 2017 - 12:40 WIB
Rupiah Siang Jaga Tren Positif, IHSG Tergelincir ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari sedikit terkoreksi, meski begitu masih menjaga tren penguatan sejak pembukaan pagi tadi. Pulihnya mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I yang justru terpeleset ke zona merah.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.512/USD atau lebih baik dibanding sebelumnya yang berada di posisi Rp13.527/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.503-Rp13.518/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.515/USD untuk menjadi sinyal membaik dari posisi perdagangan kemarin yang berada pada level Rp13.525/USD. Pergerakan harian rupiah berada pada kisaran posisi Rp13.508-Rp13.525/USD.
Sementara data SINDOnews bersumber dari Limas yang menunjukkan, rupiah siang ini menguat ke level Rp13.514/USD. Rupiah mulai menanjak naik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.540/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini bertengger di level Rp13.515/USD. Posisi ini lebih tinggi dari posisi perdagangan awal pekan kemarin Rp13.527/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini balik tergelincir kembali ke level 5.980,67 usai kehilangan sebesar 17,52 poin atau setara dengan 0,29%. Pagi tadi bursa saham Tanah Air dibuka bertambah 26,61 poin atau 0,44% ke level 6.024,81 sedangkan Kemarin, IHSG ditutup menghijau ke level 5.998,19 atau melompat 46,06 poin yang setara dengan 0,77%.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang bergerak variatif ketika pertambangan melemah cukup dalam mencapai 1,90% diikuti kejatuhan industri dasar 1,68%. Selanjutnya saham dengan kenaikan tertinggi yakni sektor aneka industri sebesar 0,95%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,61 miliar dengan 10,37 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing sebesar minus Rp838,8 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,24 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,40 triliun. Tercatat 64 saham naik, 291 saham turun dan 131 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Sedangkan, beberapa saham melemah yakni PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU), PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) serta PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.512/USD atau lebih baik dibanding sebelumnya yang berada di posisi Rp13.527/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.503-Rp13.518/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.515/USD untuk menjadi sinyal membaik dari posisi perdagangan kemarin yang berada pada level Rp13.525/USD. Pergerakan harian rupiah berada pada kisaran posisi Rp13.508-Rp13.525/USD.
Sementara data SINDOnews bersumber dari Limas yang menunjukkan, rupiah siang ini menguat ke level Rp13.514/USD. Rupiah mulai menanjak naik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.540/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini bertengger di level Rp13.515/USD. Posisi ini lebih tinggi dari posisi perdagangan awal pekan kemarin Rp13.527/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini balik tergelincir kembali ke level 5.980,67 usai kehilangan sebesar 17,52 poin atau setara dengan 0,29%. Pagi tadi bursa saham Tanah Air dibuka bertambah 26,61 poin atau 0,44% ke level 6.024,81 sedangkan Kemarin, IHSG ditutup menghijau ke level 5.998,19 atau melompat 46,06 poin yang setara dengan 0,77%.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang bergerak variatif ketika pertambangan melemah cukup dalam mencapai 1,90% diikuti kejatuhan industri dasar 1,68%. Selanjutnya saham dengan kenaikan tertinggi yakni sektor aneka industri sebesar 0,95%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,61 miliar dengan 10,37 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing sebesar minus Rp838,8 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,24 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,40 triliun. Tercatat 64 saham naik, 291 saham turun dan 131 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Sedangkan, beberapa saham melemah yakni PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU), PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) serta PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD).
(akr)
Lihat Juga :