Gas Melon Langka, Pertamina Pastikan Tak Ada Penimbunan

Jum'at, 08 Desember 2017 - 15:41 WIB
Gas Melon Langka, Pertamina...
Gas Melon Langka, Pertamina Pastikan Tak Ada Penimbunan
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa tidak terjadi penimbunan LPG 3 kilogram (kg) di seluruh daerah di Indonesia. Hal ini merespons terjadinya kelangkaan gas LPG 3 Kg di sejumlah daerah.

(Baca Juga: Kuota LPG 3 Kg Membengkak, Pertamina Tanggung Rp1 Triliun )

Direktur Pemasaran Pertamina Muchammad Iskandar mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Pengecekan termasuk mengenai potensi adanya unsur spekulasi.

"Untuk antisipasi kelancaran distribusi tentu kita di lapangan selalu melakukan cek on the spot. Sampling, apalagi kalau ada indikasi disitu ada menjelang kekurangan pasokan. Biasanya kita cek, apa ini karena ada unsur spekulan atau konsumsi yang tiba-tiba meningkat," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

(Baca Juga: Stok Aman, Pertamina Bingung Gas Elpiji 3 Kg Menghilang )

Setelah dilakukan pengecekan, Iskandar mengaku belum menemukan adanya indikasi penyimpangan atau penimbunan LPG 3 kg. Menurutnya, kelangkaan ini lebih disebabkan oleh kekhawatiran masyarakat akan pasokan gas melon tersebut yang langka.

"Dari peristiwa yang sekarang ini, kami masih belum menemukan perilaku bisnis melakukan penimbunan. Kita belum menemukan, namun lebih ke permasalahan ada kebutuhan yang memang tiba-tiba muncul. Kemungkinan gelisah kita nggak tau," imbuh dia.

Selain itu, Ia menerangkan kelangkaan juga lebih disebabkan oleh faktor cuaca yang ekstrem sehingga membuat distribusi LPG menjadi tersendat. "Di spot-spot, karena memang dipicu ada di daerah seperti Gorontalo karena ombak besar jadi terlambat sekitar setengah hari putus, sempat ada tabung yang dilempar segala macam. Malamnya langsung di recover, dan hari kedua pulih," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Orang Kaya Pakai Gas...
Orang Kaya Pakai Gas Melon, Pengamat: Malu Dong!
Dirut Pertamina: Sekali...
Dirut Pertamina: Sekali Nenteng LPG 3 Kg, Nikmati Subsidi Rp33.750
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Malu Dong! Orang Kaya...
Malu Dong! Orang Kaya Kok Beli Gas Melon di Warung
Tata Kelola Elpiji Sarat...
Tata Kelola Elpiji Sarat Penyelewengan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved