Rupiah Awal Pekan Dibuka Merosot Saat USD Merayap Naik
Senin, 18 Desember 2017 - 10:19 WIB
Rupiah Awal Pekan Dibuka Merosot Saat USD Merayap Naik
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pagi hari ini dibuka belum bergairah atau masih merosot dari posisi akhir pekan kemarin. Pelemahan kembali mata uang Garuda terjadi saat USD terus merayap naik.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka berada pada level Rp13.584/USD atau jatuh cukup dalam dari posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.573/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi dibuka di level Rp13.577/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya yang berada pada level Rp13.570/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran level Rp13.568-Rp13.585/USD.
Data SINDOnews dikutip dari Limas, rupiah pagi ini bertengger pada level Rp13.581/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih tidak lebih baik dibanding penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.580/USD.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance menunjukkan pada sesi pembukaan perdagangan hari ini berada di level Rp13.583/USD dengan pergerakan harian Rp13.568-Rp13.585/USD. Peringkat rupiah tercatat masih tak berdaya dari penutupan sebelumnya di level Rp13.577/USD.
Seperti dilansir Reuters, Senin (18/12/2017) dolar mencetak keuntungan tipis terhadap euro dan yen pada awal perdagangan hari ini. USD mendapatkan dukungan setelah mencuatnya optimisme bahwa upaya-upaya reformasi pajak Amerika Serikat (AS) bergerak satu langkah lebih dekat untuk diwujudkan.
Dolar tercatat masih lebih tinggi 0,1% pada posisi 112.750 terhadap Yen Jepang, sedangkan indeks USD terhadap enam mata uang utama lainnya bertambah 0,1% menjadi 94.007. Sementara poundsterling lebih rendah 0,1% pada posisi 1.3317 ditambah selanjutnya dolar Australia dan Selandia Baru sedikit berubah menjadi 0.7644 dan 0.7000 untuk masing-masing.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka berada pada level Rp13.584/USD atau jatuh cukup dalam dari posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.573/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi dibuka di level Rp13.577/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya yang berada pada level Rp13.570/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran level Rp13.568-Rp13.585/USD.
Data SINDOnews dikutip dari Limas, rupiah pagi ini bertengger pada level Rp13.581/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih tidak lebih baik dibanding penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.580/USD.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance menunjukkan pada sesi pembukaan perdagangan hari ini berada di level Rp13.583/USD dengan pergerakan harian Rp13.568-Rp13.585/USD. Peringkat rupiah tercatat masih tak berdaya dari penutupan sebelumnya di level Rp13.577/USD.
Seperti dilansir Reuters, Senin (18/12/2017) dolar mencetak keuntungan tipis terhadap euro dan yen pada awal perdagangan hari ini. USD mendapatkan dukungan setelah mencuatnya optimisme bahwa upaya-upaya reformasi pajak Amerika Serikat (AS) bergerak satu langkah lebih dekat untuk diwujudkan.
Dolar tercatat masih lebih tinggi 0,1% pada posisi 112.750 terhadap Yen Jepang, sedangkan indeks USD terhadap enam mata uang utama lainnya bertambah 0,1% menjadi 94.007. Sementara poundsterling lebih rendah 0,1% pada posisi 1.3317 ditambah selanjutnya dolar Australia dan Selandia Baru sedikit berubah menjadi 0.7644 dan 0.7000 untuk masing-masing.
(akr)