Ekonomi Digital Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 18 Desember 2017 - 13:11 WIB
Ekonomi Digital Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi Digital Dorong Pertumbuhan Ekonomi
A A A
JAKARTA - Perkembangan ekonomi digital yang begitu cepat dinilai dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun depan.

Selain itu perkembangan ekonomi digital juga bisa menggenjot angka investasi di Tanah Air. Tumbuhnya era ekonomi digital yang didukung dengan pertumbuhan kelas menengah akan memberikan dorongan yang lebih kuat lagi bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penetrasi ekonomi digital dalam lima tahun terakhir ini dinilai berhasil menggenjot sektor perdagangan dan ritel di Indonesia.

Meskipun pertumbuhan perdagangan dan ritel saat ini berada di angka 10,5%, dalam lima tahun terakhir rata-rata pertumbuhan perdagangan dan ritel mencapai angka 12,5% per tahun. Sektor ritel melalui jalur perdagangan elektronik dalam jaringan (ecommerce) mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan.

Tingkat pertumbuhannya hampir mencapai 30 kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Meski demikian pertumbuhannya masih menumpuk pada kegiatan ter tentu.

“Jadi kalau dilihat dari jenis barang konsumsi, tidak semua barang konsumsi diperdagangkan secara online. Lebih banyak produk tahan lama untuk rumah tangga,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution belum lama ini.

Penetrasi ekonomi digital menimbulkan perubahan dalam kecenderungan konsumsi masyarakat yang mulai bergerak ke arah kegiatan waktu luang. Untuk itu pemerintah telah menyiapkan beberapa hal dalam menghadapi dinamika industri digital.

Di sisi lain, pemerintah juga masih terus menyelesaikan peralihan dari dominasi ekonomi berbasis sumber daya alam ke manufaktur.

Beberapa hal yang telah disiapkan pemerintah di antaranya Paket Kebijakan Ekonomi XIV mengenai per jalanan per da gangan digital untuk memberi kemu dahan dan kesempatan bisnis tertentu agar berkembang lebih cepat dalam menghadapi perubahan yang sedang terjadi. Selain itu pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Dari sisi infrastruktur, pemerintah tengah menyelesaikan proyek Palapa Ring yang melibatkan swasta dalam pembangunannya dan akan menjadi infrastruktur bagi teknologi informasi. Ekonom UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja menilai ekonomi digital pada tahun depan diperkirakan juga tetap menjadi salah satu fokus pemerintah untuk mendorong angka investasi di Tanah Air.

Dengan populasi lebih dari 262 juta jiwa pada 2016 yang 15% atau 132,7 juta di antaranya ada lah pengguna internet, 40% atau 106 juta adalah pengguna media sosial, dan 35% atau 92 juta adalah peng guna telepon seluler aktif, Indonesia telah menjadi sebuah negara yang memiliki fondasi kuat untuk pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.0802 seconds (10.55#12.26)