Naik-Turun, Neraca Perdagangan Indonesia Perlu Diwaspadai

Senin, 18 Desember 2017 - 13:46 WIB
Naik-Turun, Neraca Perdagangan...
Naik-Turun, Neraca Perdagangan Indonesia Perlu Diwaspadai
A A A
JAKARTA - Institute of Chartered Accountant in England and Wales (ICAEW) menyatakan, walaupun naiknya pertumbuhan volume impor menyiratkan permintaan domestik yang tinggi. Namun lCAEW mengingatkan harus tetap waspada dengan data perdagangan bulanan yang naik-turun.

(Baca Juga: ICAEW Ramal Ekonomi Indonesia 2018 Tumbuh 5,3% )

Pertumbuhan volume ekspor melambat hingga 5,9% pada Oktober, dari rata-rata 9,6% pada kuartal III/2017. Kendati demikian, secara keseluruhan Direktur Regional lCAEW Asia Tenggara Mark Billington memprediksi perkembangan yang sedikit lebih pesat hingga 5,3% untuk Indonesia pada 2018.

"Tapi prospek pertumbuhan terhambat oleh rencana anggaran yang baru-baru ini diluncurkan. Pemerintah membidik untuk menurunkan defisit anggaran hingga 2,2% pada PDB tahun depan, dari sasaran revisi 2,9% tahun ini," ujarnya di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Walau dirinya berpendapat bahwa target defisit anggaran tersebut sangat ambisius, namun terdapat risiko pada prospek pertumbuhan 2018. Diperlukan kondisi politik yang lebih baik dan peningkatan permintaan domestik lebih kuat untuk mendorong pertumbuhan hingga 2020.

Sementara, 2017 ini adalah tahun yang baik bagi kinerja ekonomi Asia Tenggara. Wilayah tersebut berada di jalur yang tepat dalam mencapai pertumbuhan hingga 5% untuk pertama kalinya selama 4 tahun, dan semua negara diprediksi akan tumbuh lebih pesat dibandingkan dengan 2016.

"Sejumlah faktor telah berkontribusi pada pertumbuhan kuat tahun ini, salah satunya adalah prospek pertumbuhan dunia yang meningkat berkat berkurangnya keprihatinan atas meningkatnya proteksionisme perdagangan dan ketahanan permintaan domestik yang berkelanjutan, yang juga didukung oleh kebijakan makro yang akomodatif," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Ekspor Terus Turun,...
Ekspor Terus Turun, Ekonom Khawatir Akan Ada PHK Massal
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
22 menit yang lalu
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
1 jam yang lalu
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
1 jam yang lalu
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
2 jam yang lalu
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
12 jam yang lalu
IHSG Awal Juni Diprediksi...
IHSG Awal Juni Diprediksi Rawan Koreksi, Investor Cermati Data Inflasi hingga Aturan DHE SDA
14 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved