Batasi Asing, UU Penyiaran Harus Jaga Industri TV Nasional

Senin, 18 Desember 2017 - 14:50 WIB
Batasi Asing, UU Penyiaran...
Batasi Asing, UU Penyiaran Harus Jaga Industri TV Nasional
A A A
JAKARTA - Kamar Dadang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran harus bisa menjaga eksistensi industri pertelevisian nasional. Sehingga, dominasi asing yang dibatasi melalui televisi kabel dan digital tidak mematikan industri dalam negeri.

Ketua Komite Tetap Penyelenggara Jaringan Kadin Sarwoto Atmostarno juga meminta pemerintah dan DPR memastikan bahwa RUU Penyiaran yang tengah digodok DPR bisa menjadi visioner.

"Perlu dibuat rencana strategis penyiaran untuk 25 tahun ke depan dan blue print digital yang komprehensif, seperti mengatur studi keekonomian, Analog Switch Off (ASO), subsidi Set Top Box (STB), standarisasi layanan dan teknologi," kata dia melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Sementara, Ketua Komisi Tetap Kadin Bidang Penyiaran TV dan Radio David Fernando Audy yang juga Direktur Utama PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menegaskan, RUU Penyiaran harus memberikan kepastian hukum dan menjamin keberlangsungan kegiatan usaha dari pelaku industri eksisting.

David mengatakan, DPR dan pemerintah harus mempertimbangkan investasi besar dari lembaga penyiaran TV yang sudah bersiaran hingga puluhan tahun dan telah membuka lapangan kerja, serta membuka peluang bagi vendor dan industri pendukung.

Lebih lanjut David menambahkan, saat ini industri televisi menyumbang pendapatan pajak PPn dan PPh mencapai Rp3 triliun-Rp4 triliun per tahun. "Kadin berharap agar migrasi dari TV analog ke TV digital dilakukan secara bertahap dan bukan secara disruptif sesuai kesiapan masyarakat," terangnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusak Kabel Fiber Optik...
Rusak Kabel Fiber Optik Bawah Laut, Triasmitra Perjuangkan UU SKKL
Tips Merawat Kabel Charger...
Tips Merawat Kabel Charger Supaya Tak Cepat Terkelupas
Teknisi TV Kabel Tewas...
Teknisi TV Kabel Tewas Tersetrum Saat Memperbaiki Jaringan TV
Pengelola TV Kabel Lokal...
Pengelola TV Kabel Lokal di Riau dan Kaltim Ditetapkan Tersangka Dugaan Tindak Pidana Pelanggaran Hak Cipta
Bank Mandiri Dorong...
Bank Mandiri Dorong Pembayaran TV Kabel Pakai QRIS
18 TV Kabel Setop Layanan...
18 TV Kabel Setop Layanan di Indonesia, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
39 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
50 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
Kenapa Penderita Diabetes...
Kenapa Penderita Diabetes Harus Batasi Konsumsi Karbohidrat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved