Rupiah Berakhir Mulai Pulih di Tengah Penguatan Euro
Selasa, 19 Desember 2017 - 17:15 WIB
Rupiah Berakhir Mulai Pulih di Tengah Penguatan Euro
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan hari ini ditutup mulai merangkak naik. Mata uang garuda mencoba untuk pulih, saat euro naik sedikit dalam perdagangan, Selasa (19/12/2017).
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi penutupan berada di level Rp13.575/USD atau merayap naik dari penutupan sebelumnya Rp13.580/USD. Rupiah sendiri sepanjang hari bergerak pada kisaran level Rp13.571-Rp13.587/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hingga akhir sesi perdagangan hari ini berada pada level Rp13.576/USD atau mulai membaik dari akhir perdagangan kemarin Rp13.581/USD. Pergerakan harian pada hari ini ada di kisaran level Rp13.565-Rp13.591/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga perdagangan sore hari ini semakin ambruk pada level Rp13.595/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah semakin tak berdaya dari penutupan sebelumnya Rp13.580/USD.
Rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini bertengger di level Rp13.587/USD atau tidak lebih baik dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.584/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, euro mengalami kenaikan sedikit saat investor mulai sedikit berhati-hati atas optimisme terhadap reformasi pajak. Euro balik meningkat hingga 0,2% menjadi 1.1805 saat melawan USD dan bergerak mendatar terhadap Pounds di level 88.16.
Tercatat euro bertambah lebih dari 12% terhadap USD sepanjang tahun ini untuk berada dalam jalur kinerja tahunan terbaik sejak 2004. Bahkan pada awal September, sempat menyentuh posisi tertinggi dalam dua setengah tahun.
Sementara USD mendatar saat melawan Yen Jepang di level 112.535 ketika Jumat kemarin berada di level terendah 112.035. Dollar Australia meningkat tipis 0,1% terhadap USD menjadi 0.7676.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi penutupan berada di level Rp13.575/USD atau merayap naik dari penutupan sebelumnya Rp13.580/USD. Rupiah sendiri sepanjang hari bergerak pada kisaran level Rp13.571-Rp13.587/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hingga akhir sesi perdagangan hari ini berada pada level Rp13.576/USD atau mulai membaik dari akhir perdagangan kemarin Rp13.581/USD. Pergerakan harian pada hari ini ada di kisaran level Rp13.565-Rp13.591/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga perdagangan sore hari ini semakin ambruk pada level Rp13.595/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah semakin tak berdaya dari penutupan sebelumnya Rp13.580/USD.
Rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini bertengger di level Rp13.587/USD atau tidak lebih baik dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.584/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, euro mengalami kenaikan sedikit saat investor mulai sedikit berhati-hati atas optimisme terhadap reformasi pajak. Euro balik meningkat hingga 0,2% menjadi 1.1805 saat melawan USD dan bergerak mendatar terhadap Pounds di level 88.16.
Tercatat euro bertambah lebih dari 12% terhadap USD sepanjang tahun ini untuk berada dalam jalur kinerja tahunan terbaik sejak 2004. Bahkan pada awal September, sempat menyentuh posisi tertinggi dalam dua setengah tahun.
Sementara USD mendatar saat melawan Yen Jepang di level 112.535 ketika Jumat kemarin berada di level terendah 112.035. Dollar Australia meningkat tipis 0,1% terhadap USD menjadi 0.7676.
(akr)