Rupiah Bergerak Mixed, IHSG Sesi Siang Lanjutkan Tren Negatif
Rabu, 20 Desember 2017 - 12:33 WIB
Rupiah Bergerak Mixed, IHSG Sesi Siang Lanjutkan Tren Negatif
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah siang hari ini bergerak variatif saat setelah pada sesi pembukaan sempat mulai pulih. Kondisi mixed mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus merosot ke zona merah.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.580/USD atau turun tipis dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.576/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.576-Rp13.584/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.579/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya pada level Rp13.575/USD. Pergerakan harian rupiah hingga sesi I di kisaran level Rp13.573-Rp13.580/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.579/USD atau balik menguat dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.587/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini juga memperlihatkan perbaikan di posisi Rp13.580/USD. Peringkat tersebut membaik dari penutupan kemarin di level Rp13.595/USD.
Di sisi lain, IHSG siang hari ini semakin anjlok ke level 6.099,59 usai kehilangan 68,08 atau 1,10% ketika pada sesi pembukaan melemah 4,92 atau 0,08% ke posisi 6.162,75. Sebelumnya bursa saham Tanah Air kemarin ditutup ke level 6.167,67 dengan tambahan 33,70 atau 0,55% hingga menyentuh level tertinggi.
Sektor saham dalam negeri siang ini tanpa terkecuali berada dalam zona merah dipimpin kejatuhan paling dalam sektor aneka industri 2.14%. Selanjutnya pelemahan juga diikuti sektor consumer dan manufaktur yang masing-masing berkurang 1,95% serta 1,87%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,67 miliar dengan 7,73 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing Rp34,66 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,68 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,72 triliun. Tercatat 96 saham naik, 229 saham turun dan 121 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU), PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. (MABA) serta PT Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.580/USD atau turun tipis dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.576/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.576-Rp13.584/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.579/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya pada level Rp13.575/USD. Pergerakan harian rupiah hingga sesi I di kisaran level Rp13.573-Rp13.580/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.579/USD atau balik menguat dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.587/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini juga memperlihatkan perbaikan di posisi Rp13.580/USD. Peringkat tersebut membaik dari penutupan kemarin di level Rp13.595/USD.
Di sisi lain, IHSG siang hari ini semakin anjlok ke level 6.099,59 usai kehilangan 68,08 atau 1,10% ketika pada sesi pembukaan melemah 4,92 atau 0,08% ke posisi 6.162,75. Sebelumnya bursa saham Tanah Air kemarin ditutup ke level 6.167,67 dengan tambahan 33,70 atau 0,55% hingga menyentuh level tertinggi.
Sektor saham dalam negeri siang ini tanpa terkecuali berada dalam zona merah dipimpin kejatuhan paling dalam sektor aneka industri 2.14%. Selanjutnya pelemahan juga diikuti sektor consumer dan manufaktur yang masing-masing berkurang 1,95% serta 1,87%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,67 miliar dengan 7,73 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing Rp34,66 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,68 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,72 triliun. Tercatat 96 saham naik, 229 saham turun dan 121 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU), PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. (MABA) serta PT Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
(akr)
Lihat Juga :